Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Qurbanan: Sesuatu yang dijadikan sebagai sarana untuk mendekatkan diri (kepada Allah).
- Dhollu 'anhum: Mereka (sesembahan itu) lenyap, hilang, atau tidak dapat menolong sama sekali.
- Ifkuhum: Kebohongan mereka.
- Yaftarun: Mereka mengada-ada (berbohong dengan membuat-buat kebohongan).
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mencela orang-orang musyrik yang telah binasa pada umat-umat terdahulu. Mereka menyembah berhala-berhala dan menjadikannya sebagai sesembahan selain Allah, dengan keyakinan bahwa berhala-berhala itu bisa mendekatkan mereka kepada Allah dan menjadi perantara syafaat bagi mereka. Namun, ketika azab Allah datang menimpa mereka, mengapa berhala-berhala yang mereka sembah itu tidak datang menolong mereka? Mengapa sesembahan-sesembahan itu tidak membela mereka di saat mereka sangat membutuhkan pertolongan?
Allah menegaskan bahwa sesembahan-sesembahan itu justru lenyap dan menghilang dari mereka, tidak mampu memberikan pertolongan sedikit pun. Mereka tidak menjawab doa, tidak membela, dan tidak pula dapat menolak azab yang menimpa. Inilah bukti nyata bahwa keyakinan mereka adalah kebohongan belaka. Anggapan bahwa berhala-berhala itu dapat memberi syafaat dan manfaat hanyalah persangkaan palsu yang mereka karang-karang sendiri. Mereka menipu diri mereka sendiri dengan keyakinan yang batil, dan ketika kebenaran terungkap, semua yang mereka harapkan hanyalah sia-sia belaka.
Pelajaran dan Hikmah:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita sebuah kebenaran yang sangat penting: hanya Allah semata yang layak disembah dan dimintai pertolongan. Segala sesuatu selain Allah, betapa pun diagungkan dan dihormati, tidak akan mampu memberikan manfaat maupun mudarat kepada kita. Mereka yang menjadikan selain Allah sebagai sandaran dan harapan akan kecewa di saat-saat kritis, persis seperti yang dialami oleh orang-orang musyrik terdahulu.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai renungan untuk senantiasa memurnikan tauhid kita. Janganlah kita menggantungkan harapan kepada makhluk, jabatan, harta, atau apa pun selain Allah. Karena hanya Allah yang Maha Kuasa, Maha Penolong, dan Maha Mendengar doa hamba-hamba-Nya. Ketika kita bersandar kepada Allah dengan tulus, maka Allah tidak akan pernah mengecewakan kita. Sungguh indah dan menenteramkan hati jika kita selalu berpegang teguh pada ajaran Islam yang murni, menjauhkan diri dari segala bentuk kesyirikan, dan menjadikan Allah sebagai satu-satunya tempat bergantung dalam setiap keadaan.
📜 Ayat 26-30 — Al-Ahqaf
Terjemah — Al-Ahqaf 28
Surat Al-Ahqaf Ayat 28 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka mengapa yang mereka sembah selain Allah sebagai Tuhan untuk…Surat Ayat 28/35 — Al-Ahqaf الأحقاف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahqaf Dengarkan, Al-Ahqaf Terjemah, Al-Ahqaf mp3, Al-Ahqaf pdf. Ayat 26–30. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








