Terjemah — Tafsir
Penjelasan Makna Kata:
- تَزِرُ (taziru): Berarti memikul atau menanggung beban.
- وَازِرَةٌ (wazirah): Berarti jiwa atau pribadi yang memikul dosa.
- وِزْرَ (wizra): Berarti dosa atau kesalahan.
- أُخْرَىٰ (ukhra): Berarti yang lain.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menegaskan sebuah prinsip keadilan yang agung dalam Islam, yaitu bahwa tidak seorang pun akan memikul dosa orang lain. Setiap jiwa hanya akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang ia kerjakan sendiri. Jika seseorang berbuat dosa, maka dosa itu hanya ditanggung oleh dirinya sendiri, tidak bisa dilimpahkan kepada orang lain, sekalipun orang itu adalah ayah, ibu, anak, atau kerabat terdekatnya.
Prinsip ini sekaligus membantah keyakinan sebagian orang yang mengira bahwa mereka bisa selamat dari azab dengan cara memindahkan dosa mereka kepada orang lain, atau bahwa ada manusia yang bisa menanggung dosa umatnya. Allah Ta'ala menegaskan bahwa setiap orang akan berdiri sendiri di hadapan-Nya pada hari kiamat, memikul amal baik dan buruknya masing-masing.
Ayat ini juga mengajarkan bahwa setiap orang hanya akan mendapatkan balasan sesuai dengan usahanya sendiri. Jika ia berbuat baik, maka kebaikan itu untuk dirinya. Jika ia berbuat buruk, maka keburukan itu pun kembali kepadanya. Tidak ada sistem warisan dosa dalam Islam, sebagaimana tidak ada pula sistem perpindahan pahala secara otomatis tanpa sebab.
Hikmah dan Pesan Dakwah:
Sungguh, inilah keadilan Allah yang sempurna. Islam mengajarkan setiap insan untuk bertanggung jawab atas dirinya sendiri, tidak berpangku tangan pada amal orang lain, dan tidak pula merasa putus asa karena dosa masa lalu. Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri, karena Allah menilai setiap jiwa dari usahanya sendiri.
Maka, wahai saudaraku, jangan pernah merasa bahwa dosa orang tua atau leluhurmu akan menghalangimu dari kebaikan, dan jangan pula merasa aman karena kebaikan orang lain tanpa engkau beramal. Mulailah dari dirimu sendiri. Setiap langkah kebaikan yang engkau lakukan, sekecil apa pun, akan dicatat dan dibalas oleh Allah dengan balasan yang paling indah. Sungguh, Allah Maha Adil lagi Maha Bijaksana, dan rahmat-Nya selalu terbuka bagi hamba-Nya yang mau kembali dan berbenah.
📜 Ayat 36-40 — An-Najm
Terjemah — An-Najm 38
Surat An-Najm Ayat 38 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang…Surat Ayat 38/62 — An-Najm النجم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Najm Dengarkan, An-Najm Terjemah, An-Najm mp3, An-Najm pdf. Ayat 36–40. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








