Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- وَإِبْرَاهِيمَ: Nabi Ibrahim 'alaihissalam, salah satu rasul ulul 'azmi yang sangat teguh imannya.
- الَّذِي وَفَّى: Orang yang menyempurnakan dan menunaikan dengan penuh segala yang diperintahkan kepadanya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala bersumpah dengan menyebut nama Nabi Ibrahim 'alaihissalam sebagai sosok teladan yang agung. Beliau adalah hamba pilihan yang menyempurnakan segala perintah Allah dan menunaikannya dengan sebaik-baiknya. Beliau tidak pernah mengurangi, tidak pernah menunda, dan tidak pernah mengeluh dalam menjalankan setiap risalah yang dibebankan kepadanya.
Nabi Ibrahim 'alaihissalam telah membuktikan ketaatannya melalui berbagai ujian berat: ketika diperintahkan untuk meninggalkan istrinya Hajar dan putranya Ismail di lembah yang tandus, ketika diuji dengan penyembelihan putra kesayangannya, ketika menghadapi kezaliman Raja Namrud, dan ketika dibakar oleh kaumnya. Semua itu beliau lalui dengan penuh keikhlasan dan kesabaran yang luar biasa. Beliau benar-benar menyempurnakan amanah yang diberikan Allah kepadanya, baik berupa perintah ibadah, dakwah, maupun ujian-ujian besar yang menguji keimanannya.
Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa derajat ketaatan yang sempurna adalah ketika seorang hamba melaksanakan perintah Allah secara utuh, tidak setengah-setengah, dan tidak memilih-milih mana yang mudah dan mana yang sulit. Inilah makna "waffa" — menyempurnakan, menuntaskan, dan menunaikan dengan penuh tanggung jawab.
Pelajaran dan Hikmah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, keteladanan Nabi Ibrahim ini adalah panggilan bagi kita semua untuk menjadi hamba yang istiqamah dan menyempurnakan ibadah kita. Setiap perintah Allah yang kita kerjakan, hendaknya kita lakukan dengan sebaik-baiknya, bukan sekadar menggugurkan kewajiban. Shalat kita sempurnakan dengan khusyuk, puasa kita jaga dari hal-hal yang membatalkan pahala, zakat kita tunaikan dengan ikhlas, dan akhlak kita hiasi dengan budi pekerti yang mulia.
Ingatlah bahwa Allah tidak melihat sekadar amal yang kita lakukan, tetapi Dia melihat kesempurnaan dan keikhlasan hati kita dalam melakukannya. Sebagaimana Nabi Ibrahim yang tidak pernah setengah hati dalam beribadah, marilah kita jadikan setiap amal kita sebagai bukti kecintaan kita kepada Allah. Karena sesungguhnya, orang yang menyempurnakan ketaatannya kepada Allah akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi-Nya, sebagaimana Nabi Ibrahim yang diabadikan namanya dalam Al-Qur'an sebagai teladan sepanjang masa.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mampu menyempurnakan setiap amanah dan perintah-Nya, serta mengumpulkan kita bersama Nabi Ibrahim dalam surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
📜 Ayat 35-39 — An-Najm
Terjemah — An-Najm 37
Surat An-Najm Ayat 37 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?Surat Ayat 37/62 — An-Najm النجم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Najm Dengarkan, An-Najm Terjemah, An-Najm mp3, An-Najm pdf. Ayat 35–39. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








