Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- بِقَدَرٍ: dengan ukuran, takaran, dan ketetapan yang telah ditentukan sebelumnya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan dalam ayat yang mulia ini bahwa segala sesuatu yang ada di alam semesta ini—baik yang tampak maupun yang tersembunyi, yang besar maupun yang kecil, yang hidup maupun yang mati—semuanya diciptakan oleh Allah dengan ukuran dan ketetapan yang sangat teliti. Tidak ada satu pun makhluk yang tercipta secara kebetulan atau tanpa perhitungan. Segala sesuatu telah Allah tentukan kadarnya, batasnya, waktu terjadinya, dan sifat-sifatnya sejak zaman azali.
Ilmu Allah telah mendahului segala sesuatu, dan Allah telah menuliskan takdir seluruh makhluk di Lauhul Mahfuzh sebelum Dia menciptakan langit dan bumi. Maka tidak ada setetes air pun yang turun dari langit, tidak ada sehelai daun pun yang gugur dari pohonnya, tidak ada hembusan angin, tidak ada kelahiran, dan tidak ada kematian—melainkan semuanya telah tercatat dan ditentukan dengan ukuran yang tepat sesuai hikmah dan kehendak Allah.
Ayat ini merupakan bantahan tegas terhadap orang-orang musyrik yang mengingkari hari kebangkitan dan menganggap bahwa kematian adalah akhir dari segalanya. Mereka berkata, "Apakah kita akan dibangkitkan kembali setelah kita mati?" Maka Allah menjawab bahwa Dia yang menciptakan segala sesuatu dengan ketetapan dan ukuran yang sempurna, tentu Maha Mampu untuk menciptakan kembali manusia setelah kematian mereka. Bahkan, penciptaan kembali itu lebih mudah bagi Allah daripada penciptaan yang pertama.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah keyakinan yang agung: bahwa hidup kita tidak pernah lepas dari pengaturan dan takdir Allah. Setiap ujian yang kita hadapi, setiap kebahagiaan yang kita rasakan, setiap langkah yang kita tempuh—semuanya telah Allah tetapkan dengan hikmah yang sempurna. Tidak ada yang terjadi secara sia-sia, dan tidak ada yang luput dari pengetahuan-Nya.
Keyakinan kepada takdir ini bukanlah alasan untuk bermalas-malasan, melainkan justru menjadi sumber ketenangan hati dan kekuatan jiwa. Ketika kita berusaha dengan sungguh-sungguh, kemudian hasilnya tidak sesuai harapan, kita tahu bahwa itu adalah ketetapan Allah yang terbaik untuk kita. Dan ketika kita meraih keberhasilan, kita bersyukur karena itu adalah karunia dari Allah semata.
Ayat ini juga mengajak kita untuk merenungkan keagungan ciptaan Allah. Lihatlah langit yang terhampar, bumi yang terbentang, gunung-gunung yang kokoh, lautan yang luas, dan seluruh isi alam ini—semuanya berjalan dengan keteraturan yang menakjubkan. Matahari terbit dari timur dan tenggelam di barat dengan waktu yang tepat, musim berganti silih berganti, dan seluruh sistem kehidupan berjalan dengan sempurna. Semua itu adalah bukti nyata bahwa alam ini diciptakan oleh Zat Yang Maha Bijaksana lagi Maha Teliti.
Maka, wahai saudaraku, marilah kita semakin dekat kepada Allah, semakin yakin kepada takdir-Nya, dan semakin bersemangat dalam beramal saleh. Karena segala sesuatu yang kita lakukan di dunia ini tidak akan sia-sia—semuanya tercatat di sisi Allah, dan setiap amal akan mendapat balasan yang setimpal di akhirat kelak. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beriman kepada takdir dengan sebenar-benarnya iman, dan senantiasa istiqamah di jalan-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 47-51 — Al-Qamar
Terjemah — Al-Qamar 49
Surat Al-Qamar Ayat 49 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.Surat Ayat 49/55 — Al-Qamar القمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qamar Dengarkan, Al-Qamar Terjemah, Al-Qamar mp3, Al-Qamar pdf. Ayat 47–51. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








