Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- رِزْقَكُمْ: secara harfiah berarti "rezeki kalian", namun dalam konteks ayat ini para ulama menafsirkannya sebagai "syukur atas rezeki" atau "bagian/bagian kalian". Maksudnya: bagian kalian dari rezeki yang Allah berikan.
- تُكَذِّبُونَ: kalian mendustakan, yaitu mendustakan nikmat Allah dan tidak mensyukurinya.
Tafsir:
Wahai manusia, sungguh sangat disayangkan! Allah Yang Maha Pemurah telah menurunkan hujan dari langit, menumbuhkan tanaman-tanaman, mengalirkan sungai-sungai, dan memberikan berbagai macam rezeki kepada kalian. Namun, apa balasan kalian atas semua nikmat yang agung ini? Kalian justru menjadikan bagian kalian dari rezeki itu sebagai alat untuk mendustakan dan mengingkari pemberian-Nya.
Renungkanlah! Ketika hujan turun membasahi bumi, sebagian orang dengan sombongnya berkata, "Kita diberi hujan karena bintang ini dan bintang itu," atau "Karena perputaran musim begini dan begitu." Mereka melupakan bahwa Allah-lah yang menurunkan hujan, yang menggerakkan awan, dan yang menghidupkan bumi yang mati. Mereka mengganti syukur dengan kekufuran, dan mengganti pengakuan dengan pendustaan.
Lebih parah lagi, ada di antara manusia yang ketika mendengar Al-Qur'an—kitab yang menjadi petunjuk hidup—mereka malah mendustakannya, mengejeknya, dan berpaling darinya. Padahal Al-Qur'an adalah sebesar-besar nikmat yang Allah turunkan kepada hamba-Nya. Sungguh, ini adalah bentuk kebodohan yang sangat nyata: mengganti makanan yang lezat dengan racun yang mematikan, dan mengganti cahaya dengan kegelapan.
Padahal, seharusnya setiap tetes hujan, setiap butir makanan, setiap hembusan udara yang kita hirup adalah undangan untuk bersyukur. Syukur itu bukan sekadar ucapan "Alhamdulillah" di lisan, tetapi juga pengakuan di hati bahwa semua ini dari Allah, dan penggunaan nikmat tersebut untuk ketaatan kepada-Nya.
Maka wahai saudaraku, mari kita renungkan! Setiap pagi ketika kita membuka mata, setiap kali kita meneguk air yang segar, setiap kali kita menyantap makanan yang lezat—ingatlah bahwa semua itu adalah hadiah dari Rabb Yang Maha Pengasih. Jangan biarkan diri kita termasuk golongan yang menjadikan rezeki sebagai sebab untuk semakin jauh dari Allah. Jadikanlah setiap nikmat sebagai tangga untuk semakin dekat kepada-Nya, semakin bersyukur kepada-Nya, dan semakin taat kepada perintah-Nya.
Ingatlah, orang yang pandai bersyukur akan ditambah nikmatnya, sedangkan orang yang kufur akan kehilangan kenikmatan yang ada dan terancam azab yang pedih. Maka pilihlah jalan syukur, niscaya kebahagiaan dunia dan akhirat akan menghampiri kalian.
📜 Ayat 80-84 — Al-Waqi'ah
Terjemah — Al-Waqi'ah 82
Surat Al-Waqi'ah Ayat 82 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : kamu mengganti rezeki (yang Allah berikan) dengan mendustakan Allah.Surat Ayat 82/96 — Al-Waqi'ah الواقعة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Waqi'ah Dengarkan, Al-Waqi'ah Terjemah, Al-Waqi'ah mp3, Al-Waqi'ah pdf. Ayat 80–84. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








