Al-An'am · 118/165
Terjemah Transliterasi — Al-An'am
فَكُلُوا مِمَّا ذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ إِن كُنتُم بِآيَاتِهِ مُؤْمِنِينَ ۝١١٨
Fakuloo mimmmaa zukirasmul laahi `alaihi in kuntum bi Aayaatihee mu`mineen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • "Mimmā żukirasmullāhi 'alaih": Dari hewan sembelihan yang ketika disembelih disebut nama Allah (Bismillah).
  • "Āyātihī": Tanda-tanda kekuasaan dan bukti-bukti syariat Allah yang jelas.
  • "Mu'minīn": Orang-orang yang beriman dengan keimanan yang benar dan mantap.

Tafsir Ayat:

Wahai kaum mukminin, makanlah dari hewan-hewan sembelihan yang ketika disembelih disebut nama Allah dengan membaca "Bismillah". Ini adalah perintah yang tegas dari Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Allah menghalalkan bagi kalian hewan yang disembelih dengan menyebut nama-Nya, dan mengharamkan hewan yang disembelih tanpa menyebut nama Allah atau yang mati tanpa proses penyembelihan yang syar'i.

Ayat ini turun sebagai bantahan terhadap kebiasaan orang-orang musyrik Jahiliyah yang dengan sesuka hati menghalalkan dan mengharamkan sebagian hewan ternak tanpa dasar syariat. Mereka mengharamkan sebagian jenis hewan yang sebenarnya halal, namun di sisi lain mereka menghalalkan bangkai yang jelas-jelas haram. Allah menegaskan bahwa hukum halal dan haram hanyalah hak Allah semata, bukan berdasarkan hawa nafsu atau tradisi nenek moyang.

Allah mengaitkan perintah ini dengan keimanan, karena seorang mukmin sejati adalah yang tunduk dan patuh kepada ketentuan Allah, baik yang ia sukai maupun yang tidak ia sukai. Keimanan bukan sekadar pengakuan di lisan, tetapi juga pembenaran dalam hati yang diwujudkan dalam ketaatan kepada perintah dan menjauhi larangan-Nya.


Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah prinsip agung: bahwa seorang mukmin itu hidupnya penuh dengan dzikir kepada Allah. Bahkan dalam perkara yang paling sederhana sekalipun—seperti makan—kita diperintahkan untuk mengingat nama Allah. Betapa indahnya Islam yang mengajarkan kita untuk selalu menghadirkan Allah dalam setiap gerak-gerik kehidupan kita.

Bayangkan, ketika kita makan dari rezeki yang halal dan baik, kita sedang melaksanakan perintah Allah. Setiap suapan yang masuk ke tubuh kita dengan menyebut nama Allah akan menjadi energi untuk beribadah dan berbuat kebaikan. Sebaliknya, makanan yang haram atau yang tidak diberkahi akan membawa pengaruh buruk bagi hati dan amal kita.

Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat untuk selalu memperhatikan kehalalan makanan kita, memastikan bahwa apa yang kita konsumsi adalah yang Allah halalkan, dan senantiasa mengucapkan bismillah sebelum makan. Dengan demikian, hidup kita akan dipenuhi keberkahan, dan setiap amal kita akan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang benar-benar beriman dan bersyukur.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 116-120 — Al-An'am

116وَإِن تُطِعْ أَكْثَرَ مَن فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ ۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ
Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).
117إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ مَن يَضِلُّ عَن سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang orang yang mendapat petunjuk.
118فَكُلُوا مِمَّا ذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ إِن كُنتُم بِآيَاتِهِ مُؤْمِنِينَ
Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya.
119وَمَا لَكُمْ أَلَّا تَأْكُلُوا مِمَّا ذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَقَدْ فَصَّلَ لَكُم مَّا حَرَّمَ عَلَيْكُمْ إِلَّا مَا اضْطُرِرْتُمْ إِلَيْهِ ۗ وَإِنَّ كَثِيرًا لَّيُضِلُّونَ بِأَهْوَائِهِم بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِالْمُعْتَدِينَ
Mengapa kamu tidak mau memakan (binatang-binatang yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, padahal sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya. Dan sesungguhnya kebanyakan (dari manusia) benar benar hendak menyesatkan (orang lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas.
120وَذَرُوا ظَاهِرَ الْإِثْمِ وَبَاطِنَهُ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَكْسِبُونَ الْإِثْمَ سَيُجْزَوْنَ بِمَا كَانُوا يَقْتَرِفُونَ
Dan tinggalkanlah dosa yang nampak dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang yang mengerjakan dosa, kelak akan diberi pembalasan (pada hari kiamat), disebabkan apa yang mereka telah kerjakan.
Al-An'amIndeks Quran
165Ayat
MakkiyahRevelation
118Ayat

Terjemah — Al-An'am 118

Surat Al-An'am Ayat 118 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika…

Surat Ayat 118/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 116–120. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu