Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أَشْرَكَ: Mempersekutukan Allah dengan makhluk-Nya dalam ibadah.
- ذُرِّيَّةً: Keturunan atau anak cucu.
- الْمُبْطِلُونَ: Orang-orang yang merusak amal perbuatannya dengan kesyirikan dan kebatilan.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan kita semua bahwa perjanjian fitrah yang telah Dia tetapkan sejak awal penciptaan manusia—yaitu pengakuan bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa—bukanlah tanpa hikmah. Perjanjian ini ditegakkan agar kelak kalian tidak memiliki alasan atau dalih di hadapan Allah pada hari kiamat dengan berkata, "Sesungguhnya nenek moyang kami telah mempersekutukan Allah sebelum kami, dan kami hanyalah keturunan yang datang setelah mereka. Kami hanya mengikuti jejak mereka tanpa mengetahui kebenaran."
Allah menegaskan bahwa alasan seperti ini tidak akan diterima. Sebab, setiap jiwa telah dibekali fitrah yang lurus dan akal yang sehat untuk mengenal Tuhannya. Maka tidaklah adil jika seseorang berkata, "Apakah Engkau akan menyiksa kami disebabkan perbuatan orang-orang yang merusak amal mereka dengan kesyirikan?" Padahal mereka sendiri memiliki kesempatan untuk berpikir, mencari kebenaran, dan tidak buta mengikuti kesesatan nenek moyang mereka.
Ayat ini mengajarkan kita sebuah prinsip penting: setiap jiwa bertanggung jawab atas pilihan dan perbuatannya sendiri. Tidak ada alasan untuk berpegang pada kebatilan warisan orang tua atau nenek moyang, karena Allah telah memberikan akal, hati yang bersih, dan para rasul yang membawa petunjuk. Maka dari itu, jadilah pribadi yang cerdas dan kritis dalam beragama. Jangan pernah merasa cukup dengan "mengikuti tradisi" semata, tetapi carilah kebenaran dengan hati yang tulus dan akal yang jernih.
Islam datang untuk membebaskan manusia dari belenggu taklid buta dan mengajak setiap insan mengenal Tuhannya secara langsung melalui fitrah yang suci. Betapa indahnya agama ini, yang memberikan kebebasan berpikir dan menempatkan tanggung jawab pada setiap pribadi secara adil. Maka marilah kita senantiasa memurnikan iman kita, menjauhi segala bentuk kesyirikan, dan tidak pernah menjadikan warisan kebiasaan sebagai alasan untuk meninggalkan kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Adil, tidak akan menyiksa seseorang karena dosa orang lain, dan setiap jiwa akan menuai apa yang ia usahakan sendiri.
📜 Ayat 171-175 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 173
Surat Al-A'raf Ayat 173 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : atau agar kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya orang-orang tua kami telah…Surat Ayat 173/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 171–175. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








