Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أَخْلَدَ إِلَى الْأَرْضِ: condong dan merasa tenang kepada dunia serta gemar kepada kesenangannya.
- يَلْهَثْ: mengeluarkan lidahnya terus-menerus karena kehausan atau kelelahan, baik dalam keadaan diam maupun bergerak.
- تَحْمِلْ عَلَيْهِ: menghalaunya atau menyerangnya.
Tafsir Ayat:
Andai Kami menghendaki, niscaya Kami angkat derajatnya dengan perantara ilmu dan ayat-ayat yang telah Kami berikan kepadanya, sehingga ia meraih kedudukan mulia di dunia dan akhirat. Akan tetapi, ia justru condong kepada bumi (dunia), memilih kesenangan duniawi dan mengikuti hawa nafsunya, sehingga ia berpaling dari kebenaran dan enggan beramal dengan ilmunya.
Maka perumpamaan orang seperti ini adalah seperti seekor anjing. Jika engkau menghalaunya, ia mengeluarkan lidahnya (terengah-engah), dan jika engkau membiarkannya, ia pun tetap mengeluarkan lidahnya. Demikianlah keadaan orang yang berpaling dari ayat-ayat Allah: baik engkau beri peringatan maupun tidak, ia tetap dalam kesesatan dan kekufurannya. Ia tidak mendapat manfaat dari nasihat, dan tidak pula berubah dengan meninggalkannya.
Itulah perumpamaan bagi kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka sampaikanlah kisah-kisah itu, wahai Rasulullah, kepada kaummu, agar mereka merenungkan dan mengambil pelajaran, sehingga hati mereka terbuka untuk menerima kebenaran dan beriman kepada apa yang engkau bawa.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat berharga: ilmu yang dimiliki seseorang tidak akan bermanfaat jika tidak diiringi dengan amal dan ketakwaan. Betapa banyak orang yang berilmu tinggi, namun karena cinta dunia dan mengikuti hawa nafsu, ia justru terjerumus ke dalam kehinaan. Maka jadikanlah ilmu sebagai tangga menuju keridhaan Allah, bukan sebagai alat untuk meraih kemegahan dunia yang fana.
Renungkanlah: betapa Allah Maha Pemurah, Dia memberikan kesempatan kepada hamba-Nya untuk diangkat derajatnya dengan ilmu dan iman. Namun, manusia sendirilah yang terkadang memilih jalan kehinaan dengan mengikuti hawa nafsu. Maka jangan biarkan hatimu terikat pada dunia yang sementara, dan jangan biarkan nafsumu menguasai akal sehatmu. Jadilah hamba yang selalu berpikir, merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah, dan mengambil pelajaran dari kisah-kisah umat terdahulu. Sungguh, Al-Qur'an adalah petunjuk yang tiada keraguan di dalamnya, dan di dalamnya terdapat cahaya yang akan menyelamatkan kita dari kegelapan kesesatan.
📜 Ayat 174-178 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 176
Surat Al-A'raf Ayat 176 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat…Surat Ayat 176/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 174–178. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








