Al-Muddassir · 49/56
Terjemah Transliterasi — Al-Muddassir
فَمَا لَهُمْ عَنِ التَّذْكِرَةِ مُعْرِضِينَ ۝٤٩
Famaa lahum `anittazkirati mu`rideen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)?,
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • فَمَا لَهُمْ: Apa gerangan yang terjadi pada mereka?
  • عَنِ التَّذْكِرَةِ: Dari peringatan (Al-Qur'an dan nasihat-nasihat di dalamnya).
  • مُعْرِضِينَ: Berpaling dan menjauh dengan sengaja.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala bertanya dengan nada keheranan yang mendalam: "Mengapa orang-orang musyrik itu berpaling dari peringatan?" Yakni, apa gerangan yang membuat mereka enggan mendengarkan Al-Qur'an, merenungkan ayat-ayatnya, dan mengambil pelajaran dari nasihat-nasihatnya? Padahal Al-Qur'an adalah sebaik-baik peringatan yang datang dari Tuhan semesta alam, yang di dalamnya terdapat petunjuk, cahaya, dan rahmat bagi siapa saja yang mau menerimanya.

Mereka berpaling seolah-olah tidak mendengar, tidak peduli, dan tidak mau merenungkan kebenaran yang disampaikan kepada mereka. Padahal tidak ada satu pun alasan yang masuk akal bagi mereka untuk berpaling. Al-Qur'an datang dengan bukti-bukti kebenaran yang nyata, namun mereka tetap memalingkan wajah dan hati. Ini menunjukkan betapa kerasnya hati mereka dan betapa jauhnya mereka dari hidayah.

Sungguh, sikap berpaling dari peringatan Allah adalah kerugian yang sangat besar. Sebab, peringatan itu adalah rahmat yang Allah turunkan untuk menyelamatkan manusia dari kegelapan menuju cahaya, dari kesesatan menuju petunjuk, dan dari kebinasaan menuju kebahagiaan abadi. Maka betapa ruginya orang yang diberikan kesempatan untuk mendengar kebenaran, lalu ia berpaling darinya seakan-akan ia tidak membutuhkannya.

Wahai saudaraku, janganlah engkau termasuk golongan orang-orang yang berpaling dari peringatan Allah. Jadikanlah Al-Qur'an sebagai teman setiamu, bacalah, renungkanlah, dan amalkanlah. Karena di dalamnya terdapat obat bagi hati, penenang bagi jiwa, dan jalan menuju kebahagiaan dunia serta akhirat. Allah telah membukakan pintu hidayah untukmu, maka janganlah engkau menutupnya dengan keengganan dan kesombongan. Sungguh, hati yang terbuka untuk menerima peringatan Allah akan merasakan manisnya iman dan tenangnya jiwa yang tidak akan pernah didapatkan dari selain-Nya.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 47-51 — Al-Muddassir

47حَتَّىٰ أَتَانَا الْيَقِينُ
hingga datang kepada kami kematian".
48فَمَا تَنفَعُهُمْ شَفَاعَةُ الشَّافِعِينَ
Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafa'at dari orang-orang yang memberikan syafa'at.
49فَمَا لَهُمْ عَنِ التَّذْكِرَةِ مُعْرِضِينَ
Maka mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)?,
50كَأَنَّهُمْ حُمُرٌ مُّسْتَنفِرَةٌ
seakan-akan mereka itu keledai liar yang lari terkejut,
51فَرَّتْ مِن قَسْوَرَةٍ
lari daripada singa.
Al-MuddassirIndeks Quran
56Ayat
MakkiyahRevelation
49Ayat

Terjemah — Al-Muddassir 49

Surat Al-Muddassir Ayat 49 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)?,

Surat Ayat 49/56 — Al-Muddassir المدثر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Muddassir Dengarkan, Al-Muddassir Terjemah, Al-Muddassir mp3, Al-Muddassir pdf. Ayat 47–51. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu