An-Naba · 6/40
Terjemah Transliterasi — An-Naba
أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا ۝٦
Alam naj`alil arda mihaa da
📖 Arti Bahasa Indonesia
Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Mihādā (مِهَادًا): hamparan atau alas yang luas dan rata, seperti tikar atau tempat tidur yang dihamparkan untuk kenyamanan.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan kita dengan pertanyaan yang menggugah hati: "Bukankah Kami telah menjadikan bumi ini sebagai hamparan bagimu?" Pertanyaan ini bukan sekadar bertanya, melainkan sebuah penegasan yang dalam—mengajak kita merenungi kebesaran kuasa-Nya.

Bumi yang kita pijak ini bukanlah sekadar bola batu raksasa yang melayang di angkasa. Ia diciptakan dengan begitu sempurna sebagai tempat tinggal yang nyaman bagi manusia. Allah menghamparkannya bagaikan permadani yang luas, menjadikannya rata dan stabil untuk kita berjalan, membangun, bercocok tanam, dan menjalani kehidupan dengan tenang. Gunung-gunung ditancapkan sebagai pasak agar bumi tidak berguncang, lembah-lembah dibentangkan sebagai jalan, dan segala isinya ditundukkan untuk kemaslahatan hidup kita.

Perhatikanlah bagaimana bumi ini dijadikan seperti buaian (mahd) bagi bayi—begitu lembut, aman, dan siap menerima kita dalam segala aktivitas. Ini semua adalah bukti kasih sayang Allah yang tiada tara kepada hamba-hamba-Nya. Jika bumi ini tidak dihamparkan dengan sempurna, mustahil kita dapat hidup dengan nyaman di atasnya.

Renungan ini seharusnya membangkitkan rasa syukur yang mendalam dalam jiwa kita. Allah yang Maha Kuasa telah menyiapkan segala keperluan hidup kita sebelum kita memintanya. Maka, bagaimana mungkin kita mengingkari nikmat sebesar ini? Bagaimana mungkin kita meragukan kekuasaan-Nya untuk menghidupkan kembali manusia setelah mati? Jika Dia mampu menghamparkan bumi yang luas ini dengan begitu sempurna, maka sungguh mudah bagi-Nya untuk membangkitkan kita dari kubur dan mengumpulkan kita di hari pembalasan.

Ayat ini mengajak kita untuk membuka mata hati, merenungi alam sekitar, dan mengambil pelajaran darinya. Setiap kali kita memijak bumi, berjalan di atasnya, atau menikmati keindahannya, ingatlah bahwa semua ini adalah anugerah dari Rabb yang Maha Pemurah. Semakin kita merenungi ciptaan-Nya, semakin kuat iman kita dan semakin dekat kita kepada-Nya. Sungguh, bumi yang terbentang luas ini adalah salah satu bukti kasih sayang Allah yang tak pernah putus kepada hamba-hamba-Nya yang beriman.



📜 Ayat 4-8 — An-Naba

4كَلَّا سَيَعْلَمُونَ
Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui,
5ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ
kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka mengetahui.
6أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا
Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,
7وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا
dan gunung-gunung sebagai pasak?,
8وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا
dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,
An-NabaIndeks Quran
40Ayat
MakkiyahRevelation
6Ayat

Terjemah — An-Naba 6

Surat An-Naba Ayat 6 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,

Surat Ayat 6/40 — An-Naba النبأ (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Naba Dengarkan, An-Naba Terjemah, An-Naba mp3, An-Naba pdf. Ayat 4–8. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu