Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- جَمَعَ (mengumpulkan): mengumpulkan harta dari berbagai sumber.
- مَالًا (harta): segala bentuk kekayaan berupa emas, perak, dan harta lainnya.
- وَعَدَّدَهُ (dan menghitung-hitungnya): menghitung jumlahnya berulang kali, menjadikannya sebagai bekal untuk menghadapi masa depan.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menggambarkan sifat buruk manusia yang menjadi bahan celaan Allah ﷻ, yaitu orang yang menjadikan harta sebagai tujuan utama hidupnya. Ia sibuk mengumpulkan harta dari pagi hingga petang, lalu menghitung-hitungnya berulang kali dengan penuh kebanggaan. Hatinya tidak pernah tenang, pikirannya tidak pernah damai, karena seluruh energinya tercurah untuk menambah jumlah kekayaan dan memastikan tidak ada yang berkurang.
Orang seperti ini tidak memiliki tujuan hidup yang lebih tinggi. Ia tidak memikirkan akhirat, tidak peduli dengan hak-hak orang lain yang ada di dalam hartanya, dan tidak menyadari bahwa harta yang ia kumpulkan itu sebenarnya adalah ujian dan cobaan dari Allah ﷻ. Ia mengira bahwa dengan banyaknya harta, ia akan hidup bahagia selamanya, padahal harta itu justru akan menjadi saksi yang memberatkan dirinya di hadapan Allah ﷻ kelak.
Saudaraku yang dirahmati Allah, renungkanlah! Harta yang kita kumpulkan dengan susah payah itu sejatinya bukan milik kita sepenuhnya. Ia adalah titipan yang suatu saat akan kita tinggalkan. Yang tersisa hanyalah amal kebaikan yang kita lakukan dengan harta tersebut. Maka janganlah kita menjadi seperti orang yang disebut dalam ayat ini, yang hanya sibuk mengumpulkan dan menghitung harta tanpa pernah memanfaatkannya untuk kebaikan.
Allah ﷻ tidak melarang kita untuk memiliki harta, bahkan Islam menganjurkan umatnya untuk bekerja dan mencari rezeki yang halal. Namun yang dilarang adalah menjadikan harta sebagai tujuan hidup, sehingga melalaikan kita dari mengingat Allah ﷻ dan menjalankan kewajiban. Jadikanlah harta sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah ﷻ, bukan sebagai penghalang yang menjauhkan kita dari-Nya.
Marilah kita jadikan harta sebagai bekal menuju akhirat, bukan sekadar perhiasan dunia yang fana. Karena sesungguhnya harta yang kita infakkan di jalan Allah ﷻ akan menjadi simpanan yang kekal di sisi-Nya, sementara harta yang kita kumpulkan dan hitung-hitung itu hanyalah titipan sementara yang akan sirna bersama berakhirnya usia kita. Semoga Allah ﷻ menjadikan kita hamba-hamba yang pandai mensyukuri nikmat dan tidak terperdaya oleh gemerlap dunia.
📜 Ayat 1-4 — Al-Humazah
Terjemah — Al-Humazah 2
Surat Al-Humazah Ayat 2 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung,Surat Ayat 2/9 — Al-Humazah الهمزة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Humazah Dengarkan, Al-Humazah Terjemah, Al-Humazah mp3, Al-Humazah pdf. Ayat 1–4. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








