Ibrahim · 3/52
Terjemah Transliterasi — Ibrahim
ٱلَّذِينَ يَسۡتَحِبُّونَ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا عَلَى ٱلۡأٓخِرَةِ وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ وَيَبۡغُونَهَا عِوَجًاۚ أُوْلَٰٓئِكَ فِي ضَلَٰلِۭ بَعِيدٍ  ۝٣
Allazeena yastahibboo nal hayaatad dunyaa `alal aakhirati wa yasuddoona `ansabeelil laahi wa yabghoonahaa `iwajaa; ulaaa `ika fee dalaalim ba`eed
📖 Arti Bahasa Indonesia
(yaitu) orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia dari pada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • يَسْتَحِبُّونَ (Yastahibbūna): lebih memilih dan mengutamakan.
  • يَصُدُّونَ (Yashuddūna): menghalangi dan mencegah.
  • يَبْغُونَهَا عِوَجًا (Yabghūnahā 'iwajan): menginginkan jalan Allah itu menjadi bengkok, menyimpang, dan tidak lurus.

Tafsir Ayat:

Ayat yang mulia ini menggambarkan dengan jelas ciri-ciri orang-orang yang berpaling dari petunjuk Allah dan tidak beriman kepada-Nya serta tidak mengikuti para rasul-Nya. Mereka adalah golongan yang lebih mencintai dan mengutamakan kehidupan dunia yang fana dan sementara ini dibandingkan dengan kehidupan akhirat yang kekal dan abadi. Mereka mengambil kesenangan dunia yang segera berlalu, seraya meremehkan urusan akhirat yang merupakan tempat kembali yang sesungguhnya.

Selain itu, mereka juga berusaha menghalang-halangi manusia dari jalan Allah, yaitu agama Islam yang lurus. Mereka tidak cukup dengan kekufuran diri mereka sendiri, bahkan mereka berupaya keras mencegah orang lain untuk beriman dan mengikuti kebenaran. Lebih parah lagi, mereka menginginkan jalan Allah itu menjadi bengkok dan menyimpang dari kebenaran, agar sesuai dengan hawa nafsu dan keinginan mereka yang rusak. Mereka berusaha menampilkan kebenaran sebagai kebatilan dan kebatilan sebagai kebenaran, sehingga manusia tidak akan menempuh jalan yang lurus itu.

Orang-orang yang memiliki sifat-sifat buruk seperti ini, sungguh mereka berada dalam kesesatan yang sangat jauh dari kebenaran dan dari segala sebab petunjuk. Kesesatan mereka begitu dalam dan sulit sekali untuk keluar darinya, karena mereka telah tenggelam dalam kemaksiatan dan keingkaran.


Renungan dan Pelajaran:

Saudaraku seislam, ayat ini adalah peringatan yang sangat tegas bagi kita semua. Betapa bahayanya jika hati lebih tertambat pada gemerlap dunia yang fana, hingga melupakan kampung akhirat yang kekal. Dunia ini hanyalah persinggahan sementara, sedangkan akhirat adalah tempat tinggal yang abadi. Maka jadikanlah akhirat sebagai tujuan utama kita, dan jadikanlah dunia sebagai ladang untuk menuai bekal di sana.

Dan ingatlah, jangan pernah menjadi penghalang bagi orang lain untuk mengenal Islam dan kebaikan. Sebaliknya, jadilah sebab bagi hidayah orang lain. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya, dan sebaik-baik amal adalah menunjukkan kebaikan kepada orang lain. Mari kita jauhi sifat-sifat yang disebutkan dalam ayat ini, dan semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa menjaga hati kita di atas jalan yang lurus, menjauhkan kita dari kesesatan yang jauh, dan mengumpulkan kita bersama orang-orang yang beriman di surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 1-5 — Ibrahim

1الٓرۚ كِتَٰبٌ أَنزَلۡنَٰهُ إِلَيۡكَ لِتُخۡرِجَ ٱلنَّاسَ مِنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ بِإِذۡنِ رَبِّهِمۡ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡحَمِيدِ 
Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.
2ٱللَّهِ ٱلَّذِي لَهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ وَوَيۡلٌ لِّلۡكَٰفِرِينَ مِنۡ عَذَابٍ شَدِيدٍ 
Allah-lah yang memiliki segala apa yang di langit dan di bumi. Dan kecelakaanlah bagi orang-orang kafir karena siksaan yang sangat pedih,
3ٱلَّذِينَ يَسۡتَحِبُّونَ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا عَلَى ٱلۡأٓخِرَةِ وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ وَيَبۡغُونَهَا عِوَجًاۚ أُوْلَٰٓئِكَ فِي ضَلَٰلِۭ بَعِيدٍ 
(yaitu) orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia dari pada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh.
4وَمَآ أَرۡسَلۡنَا مِن رَّسُولٍ إِلَّا بِلِسَانِ قَوۡمِهِۦ لِيُبَيِّنَ لَهُمۡۖ فَيُضِلُّ ٱللَّهُ مَن يَشَآءُ وَيَهۡدِي مَن يَشَآءُۚ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ 
Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.
5وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا مُوسَىٰ بِـَٔايَٰتِنَآ أَنۡ أَخۡرِجۡ قَوۡمَكَ مِنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ وَذَكِّرۡهُم بِأَيَّىٰمِ ٱللَّهِۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٍ لِّكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ 
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami, (dan Kami perintahkan kepadanya): "Keluarkanlah kaummu dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah". Sesunguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.
IbrahimIndeks Quran
52Ayat
MakkiyahRevelation
3Ayat

Terjemah — Ibrahim 3

Surat Ayat 3/52 — Ibrahim إبراهيم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ibrahim Dengarkan, Ibrahim Terjemah, Ibrahim mp3, Ibrahim pdf. Ayat 1–5. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu