Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Nuhyi (نُحْيِي): Kami menghidupkan, yakni menciptakan dari tiada dan membangkitkan setelah mati.
- Numitu (نُمِيتُ): Kami mematikan, yakni mencabut nyawa setelah ajal tiba.
- Al-Waritsun (الْوَارِثُونَ): Yang mewarisi, yaitu Yang Maha Kekal dan tetap tinggal setelah seluruh makhluk binasa.
Tafsir Ayat:
Wahai hamba Allah yang merenungkan ayat-ayat-Nya! Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan dalam firman-Nya bahwa Dialah semata-mata yang menghidupkan dan mematikan. Dia menghidupkan makhluk yang tadinya tidak ada, lalu menciptakannya dari ketiadaan menjadi ada dengan sempurna. Kemudian Dia pula yang mematikan setiap jiwa yang hidup apabila telah sampai ajalnya yang telah ditentukan. Tidak ada satu pun yang mampu menghidupkan atau mematikan selain Allah.
Dan setelah seluruh makhluk binasa, Allah-lah yang kekal dan tinggal selama-lamanya. Dia mewarisi bumi dan segala isinya, karena Dialah Al-Baqi (Yang Maha Kekal) dan Al-Warits (Yang Maha Mewarisi). Semua yang kita miliki di dunia ini hanyalah titipan sementara, dan pada akhirnya semuanya akan kembali kepada-Nya. Sungguh, tidak ada yang tersisa kecuali wajah-Nya yang Maha Mulia.
Ayat ini mengajarkan kita sebuah hakikat yang sangat dalam: bahwa kehidupan dan kematian sepenuhnya berada di tangan Allah. Maka betapa bijaknya jika kita menjadikan hidup ini sebagai ladang amal untuk akhirat, karena kita semua akan kembali kepada-Nya dan meninggalkan segala yang kita cintai di dunia. Janganlah kita terpedaya oleh gemerlap dunia yang fana, sebab hanya Allah yang kekal dan mewarisi segala sesuatu.
Marilah kita renungkan: jika Allah mampu menghidupkan dan mematikan, maka tidak ada yang mustahil bagi-Nya. Dia yang menciptakan kita dari tiada, pasti mampu membangkitkan kita kembali setelah mati untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatan. Maka beruntunglah orang yang mempersiapkan diri dengan iman dan amal saleh, karena ia akan menemui Rabb-nya dalam keadaan yang diridhai. Dan celakalah orang yang lalai, karena ia akan menuai apa yang telah ia tanam.
Ayat ini juga menjadi penghibur bagi orang-orang yang beriman: segala sesuatu di dunia ini akan sirna, namun Allah tetap kekal. Maka janganlah bersedih atas kehilangan harta, jabatan, atau orang yang kita cintai, karena semua itu memang akan kembali kepada Pemilik-Nya yang sejati. Jadikanlah keyakinan ini sebagai sumber ketenangan hati dan kekuatan jiwa dalam menghadapi segala ujian kehidupan.
📜 Ayat 21-25 — Al-Hijr
Terjemah — Al-Hijr 23
Surat Al-Hijr Ayat 23 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami…Surat Ayat 23/99 — Al-Hijr الحجر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hijr Dengarkan, Al-Hijr Terjemah, Al-Hijr mp3, Al-Hijr pdf. Ayat 21–25. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








