Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- ذَرْهُمْ (dzarhum): Biarkanlah mereka.
- يَأْكُلُوا (ya'kuluu): Mereka makan.
- يَتَمَتَّعُوا (yatamatta'uu): Mereka bersenang-senang/bernikmat-nikmat.
- يُلْهِهِمُ الْأَمَلُ (yulhihimul-amal): Angan-angan (panjang) melalaikan mereka.
- فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ (fasaufa ya'lamuun): Maka kelak mereka akan mengetahui (akibatnya).
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad ﷺ, biarkanlah orang-orang kafir yang mendustakan kebenaran itu tenggelam dalam kesibukan dunia mereka. Biarkan mereka makan dan menikmati kelezatan dunia yang sementara ini, sebagaimana binatang ternak yang hanya memikirkan perutnya. Biarkan pula angan-angan panjang mereka melalaikan hati dari mengingat Allah, dari beriman, dan dari beramal saleh. Mereka selalu berharap umur panjang dan terus mengejar kenikmatan duniawi, sehingga lupa bahwa ada kehidupan akhirat yang kekal dan hari perhitungan yang pasti datang.
Namun janganlah engkau bersedih wahai Rasulullah, karena sesungguhnya mereka kelak akan mengetahui akibat buruk dari perbuatan mereka. Mereka akan menyaksikan sendiri betapa meruginya mereka ketika menghadap Allah di hari kiamat, ketika semua kenikmatan dunia yang mereka kejar itu sirna dan yang tersisa hanyalah penyesalan yang tiada berguna.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku kaum muslimin, ayat ini mengandung pelajaran yang sangat dalam bagi kita semua. Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan tenggang waktu kepada orang-orang yang lalai, bukan karena Allah meridhai perbuatan mereka, tetapi sebagai ujian dan kesempatan. Namun janganlah kita tertipu oleh kelapangan hidup yang diberikan kepada orang-orang yang jauh dari Allah.
Ingatlah bahwa dunia ini hanyalah persinggahan sementara. Orang yang menjadikan dunia sebagai tujuan utamanya akan kehilangan akhirat yang kekal. Sebaliknya, orang yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya, maka dunia akan datang kepadanya dalam keadaan hina.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat untuk tidak tenggelam dalam angan-angan panjang yang melalaikan. Perbanyaklah mengingat kematian, perbanyaklah amal saleh, dan jangan pernah merasa aman dari azab Allah. Sesungguhnya orang yang beruntung adalah orang yang menjadikan dunia sebagai ladang untuk menuai bekal akhirat, bukan sebagai tujuan akhir yang melalaikan.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa menjaga hati kita dari kelalaian dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bersyukur dan bertakwa. Aamiin.
📜 Ayat 1-5 — Al-Hijr
Terjemah — Al-Hijr 3
Surat Ayat 3/99 — Al-Hijr الحجر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hijr Dengarkan, Al-Hijr Terjemah, Al-Hijr mp3, Al-Hijr pdf. Ayat 1–5. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








