Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Ṣalṣāl: Tanah liat yang kering dan berderak ketika diketuk, seperti bunyi tembikar.
- Ḥama': Tanah liat yang hitam dan berbau (berubah).
- Masnūn: Yang diubah bentuknya atau yang telah dibentuk dan dihaluskan.
Tafsir Ayat:
Dalam ayat ini, Allah mengabadikan perkataan Iblis yang penuh kesombongan dan keangkuhan. Ketika Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada Nabi Adam 'alaihissalam sebagai bentuk penghormatan, Iblis menolak dengan sombongnya. Ia berkata: "Aku tidak akan bersujud kepada manusia yang Engkau ciptakan dari tanah liat kering yang berasal dari lumpur hitam yang telah diubah bentuknya."
Ucapan ini lahir dari rasa takabur yang membara di dalam hatinya. Iblis merasa dirinya lebih mulia dan lebih tinggi derajatnya daripada Adam. Ia lupa bahwa kemuliaan di sisi Allah bukan diukur dari asal-usul penciptaan, melainkan dari ketaatan dan ketakwaan. Iblis terjebak dalam perangkap kesombongan yang akhirnya mengantarkannya pada kehinaan abadi di sisi Allah.
Sungguh, inilah pelajaran berharga bagi kita semua. Kesombongan adalah penyakit hati yang paling berbahaya. Ia mampu menutup pintu ketaatan dan menjerumuskan seseorang ke dalam kehancuran, sebagaimana yang dialami oleh Iblis. Padahal, ia adalah makhluk yang sangat tekun beribadah selama ribuan tahun, namun satu kesombongan saja menghapus semua amalnya.
Marilah kita renungkan, wahai saudaraku seiman. Betapa Allah memuliakan manusia dengan menciptakannya dalam bentuk yang sebaik-baiknya dan mengajarkan kepadanya ilmu pengetahuan. Allah juga memerintahkan para malaikat untuk menghormati Adam. Ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan manusia di sisi Allah. Maka, janganlah kita sia-siakan kemuliaan ini dengan perbuatan maksiat dan kesombongan, karena hal itu akan menjatuhkan kita ke lembah kehinaan sebagaimana Iblis.
Jadikanlah kisah ini sebagai cermin bagi diri kita. Buanglah jauh-jauh sifat sombong, ujub, dan merasa lebih baik dari orang lain. Sebab, kesombongan hanya akan menghancurkan amal kebaikan kita, sedangkan kerendahan hati dan ketawadukan akan mengangkat derajat kita di sisi Allah dan di mata sesama manusia.
📜 Ayat 31-35 — Al-Hijr
Terjemah — Al-Hijr 33
Surat Ayat 33/99 — Al-Hijr الحجر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hijr Dengarkan, Al-Hijr Terjemah, Al-Hijr mp3, Al-Hijr pdf. Ayat 31–35. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








