Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Yā Iblīs: Wahai Iblis (makhluk dari golongan jin yang durhaka).
- Mā laka: Apa yang terjadi padamu? / Apa alasanmu?
- Allā takūna ma‘a as-sājidīn: Kamu tidak ikut bersama orang-orang yang bersujud.
Tafsir:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman kepada Iblis dengan panggilan yang tegas namun sarat pertanyaan: *"Wahai Iblis, apa yang terjadi padamu sehingga kamu tidak ikut bersama para malaikat yang bersujud?"*
Pertanyaan ini bukanlah pertanyaan karena Allah tidak mengetahui, Maha Suci Allah dari itu. Akan tetapi, ini adalah bentuk teguran dan kecaman yang agung. Allah ingin memperlihatkan kepada seluruh makhluk-Nya keburukan sikap Iblis dan alasan yang tercela di balik keengganannya. Padahal, perintah sujud kepada Nabi Adam 'alaihissalam adalah perintah langsung dari Allah, dan para malaikat yang mulia telah melaksanakannya dengan penuh ketaatan dan ketundukan.
Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa setiap perintah Allah pasti memiliki hikmah yang agung. Ketaatan para malaikat adalah teladan yang indah: mereka tidak bertanya-tanya dengan maksud membantah, melainkan langsung berserah diri kepada kehendak Rabb mereka. Adapun Iblis, ia memilih jalan kesombongan dan keangkuhan, yang akhirnya menjerumuskannya ke dalam kehinaan yang abadi.
Saudaraku yang dirahmati Allah, renungkanlah betapa mulianya kedudukan orang-orang yang bersujud kepada Allah. Sujud adalah puncak ketundukan seorang hamba kepada Penciptanya. Dalam sujud, kita meletakkan dahi—bagian termulia dari tubuh kita—ke tanah, sebagai simbol bahwa kita hanyalah hamba yang lemah di hadapan Allah Yang Maha Kuasa. Sungguh, orang yang menjaga shalat dan sujudnya akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah, sebagaimana para malaikat yang dimuliakan karena sujud mereka.
Marilah kita jauhi sifat sombong yang telah membinasakan Iblis. Sesungguhnya kesombongan adalah penyakit hati yang paling berbahaya. Ia menghalangi seseorang dari ketaatan, menutup pintu hidayah, dan menjerumuskan pemiliknya ke dalam neraka. Sebaliknya, tawadhu' (rendah hati) dan ketaatan adalah kunci menuju surga dan keridhaan Allah.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang taat, rendah hati, dan senantiasa bersujud kepada-Nya dengan penuh keikhlasan. Aamiin.
📜 Ayat 30-34 — Al-Hijr
Terjemah — Al-Hijr 32
Surat Al-Hijr Ayat 32 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Allah berfirman: "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud)…Surat Ayat 32/99 — Al-Hijr الحجر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hijr Dengarkan, Al-Hijr Terjemah, Al-Hijr mp3, Al-Hijr pdf. Ayat 30–34. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








