Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يَنزَغُ: Membakar dan memicu pertengkaran, atau menyusupkan kebencian dan kerusakan di antara manusia.
- عَدُوًّا مُّبِينًا: Musuh yang jelas dan nyata permusuhannya.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, sampaikanlah kepada hamba-hamba-Ku yang beriman agar mereka senantiasa mengucapkan perkataan yang paling baik ketika berbicara dan berinteraksi dengan sesama manusia, baik dengan orang-orang mukmin maupun dengan orang-orang kafir yang menyakiti mereka. Janganlah mereka membalas keburukan dengan keburukan, tetapi hendaknya mereka memilih kata-kata yang lembut, santun, dan penuh hikmah.
Ayat ini turun ketika kaum musyrikin menyakiti dan mengganggu kaum muslimin, lalu mereka mengadukan hal itu kepada Rasulullah ﷺ. Maka Allah memerintahkan mereka untuk bersabar dan tidak membalas dengan perkataan kasar, melainkan mengucapkan perkataan yang lebih baik, seperti mendoakan kebaikan bagi mereka: "Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu."
Sesungguhnya jika manusia tidak menjaga lisannya dan membalas kejahatan dengan kejahatan, maka setan akan menyusup di antara mereka dan membakar api permusuhan, perpecahan, dan perselisihan. Setan akan memanfaatkan kata-kata buruk itu untuk merusak hubungan persaudaraan dan menimbulkan konflik yang berkepanjangan.
Ketahuilah bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi manusia, permusuhannya sudah jelas dan terbukti sejak zaman Nabi Adam. Ia tidak pernah berhenti berusaha menyesatkan manusia dan menjerumuskan mereka ke dalam kebinasaan. Oleh karena itu, seorang mukmin yang cerdas harus selalu waspada terhadap tipu daya setan, dan salah satu cara terbaik untuk mengalahkannya adalah dengan menjaga lisan dan memilih perkataan yang baik.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah akhlak yang sangat mulia: *menjaga lisan*. Lisan adalah anggota tubuh yang paling sering menjadi penyebab masuknya manusia ke dalam dosa. Satu kata yang keluar tanpa berpikir bisa menghancurkan hubungan yang telah dibina bertahun-tahun. Sebaliknya, satu kata yang baik bisa menjadi sebab hidayah bagi orang lain dan menjadi amal jariyah bagi kita.
Bayangkan betapa indahnya hidup ini jika setiap muslim senantiasa mengucapkan perkataan yang baik, menahan amarah, dan membalas keburukan dengan kebaikan. Itulah akhlak Rasulullah ﷺ yang diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia. Mari kita jadikan ayat ini sebagai pedoman hidup, agar kita senantiasa menjadi pribadi yang dicintai Allah dan dihormati manusia. Semoga Allah memudahkan kita untuk selalu berkata yang terbaik dan menjauhkan kita dari godaan setan yang terkutuk. Aamiin.
📜 Ayat 51-55 — Al-Isra
Terjemah — Al-Isra 53
Surat Ayat 53/111 — Al-Isra الإسراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Isra Dengarkan, Al-Isra Terjemah, Al-Isra mp3, Al-Isra pdf. Ayat 51–55. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








