Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Āyah (آيَةً): Tanda atau bukti yang menunjukkan kebenaran suatu perkara.
- Sawiyyan (سَوِيًّا): Dalam keadaan sehat wal afiat, tidak cacat, dan tidak memiliki kekurangan apa pun.
Tafsir:
Dalam ayat yang mulia ini, kita menyaksikan dialog penuh keagungan antara Nabi Zakariyya 'alaihis salam dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ketika beliau menerima kabar gembira tentang akan lahirnya seorang putra yang bernama Yahya—padahal beliau telah lanjut usia dan istrinya mandul—maka sebagai manusia yang memiliki sifat ingin yakin dan tenang, beliau memohon kepada Rabb-nya: *"Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku suatu tanda (bukti) bahwa kabar ini benar-benar akan terjadi."*
Ini bukanlah bentuk keraguan terhadap kekuasaan Allah, melainkan permohonan seorang hamba yang ingin bertambah keyakinan dan ketenangan hatinya—sebagaimana Nabi Ibrahim 'alaihis salam juga memohon agar diperlihatkan bagaimana Allah menghidupkan orang mati, bukan karena ragu, tetapi agar hatinya semakin mantap.
Allah Subhanahu wa Ta'ala menjawab permohonan hamba-Nya yang mulia ini: *"Tandanya bagimu adalah engkau tidak dapat berbicara dengan manusia selama tiga malam (dan tiga hari), padahal engkau dalam keadaan sehat dan tidak ada cacat."*
Ini adalah mukjizat yang sangat menakjubkan! Zakariyya tidak menjadi bisu atau sakit, lidahnya tetap normal, namun ia tidak mampu berbicara dengan manusia selama tiga hari tiga malam. Ia tetap dapat berdzikir dan bertasbih kepada Allah, tetapi tidak dapat berkomunikasi dengan manusia. Ini menjadi bukti nyata bahwa perkara yang dijanjikan Allah pasti terjadi, karena hanya Allah yang mampu menahan kemampuan berbicara seseorang tanpa merusak organ tubuhnya.
Hikmah dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah ini mengajarkan kita betapa agungnya kekuasaan Allah dan betapa dekatnya para nabi dengan Rabb mereka. Ketika seorang hamba memohon dengan sungguh-sungguh, Allah akan memberikan jalan keluar yang tidak pernah terlintas di benak kita.
Perhatikanlah! Nabi Zakariyya yang sudah tua renta dan istrinya yang mandul—secara medis mustahil memiliki anak—namun Allah menjadikannya nyata. Maka janganlah pernah berputus asa dari rahmat Allah. Apa pun yang tampak mustahil di mata manusia, bagi Allah semuanya mudah. Allah berfirman: *"Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: 'Jadilah!' Maka terjadilah ia."* (QS. Yasin: 82)
Marilah kita jadikan kisah ini sebagai penguat iman dan penyemangat dalam berdoa. Allah Maha Mendengar doa hamba-Nya, dan Dia tidak akan pernah mengecewakan orang-orang yang berharap kepada-Nya. Perbanyaklah doa dan yakinlah bahwa Allah selalu bersama hamba-Nya yang beriman dan bertakwa.
📜 Ayat 8-12 — Maryam
Terjemah — Maryam 10
Surat Maryam Ayat 10 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Zakaria berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda". Tuhan berfirman:…Surat Ayat 10/98 — Maryam مريم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Maryam Dengarkan, Maryam Terjemah, Maryam mp3, Maryam pdf. Ayat 8–12. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








