Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Kādzālika : Demikianlah keadaannya, sebagaimana yang telah disebutkan.
- Haiyin : Mudah dan ringan bagi-Ku.
- Wa lam taku syai'ā : Padahal engkau sebelumnya tidak ada, tidak berwujud dan tidak disebut-sebut.
Tafsir Ayat:
Malaikat menjawab kekaguman dan keheranan Nabi Zakaria 'alaihissalam yang bertanya bagaimana mungkin ia akan memiliki anak, padahal istrinya mandul dan usianya telah sangat lanjut. Malaikat berkata: "Demikianlah keadaannya sebagaimana yang engkau katakan wahai Zakaria, bahwa istrimu mandul dan engkau telah mencapai puncak usia tua. Namun Tuhanmu berfirman: Menciptakan Yahya dari seorang ibu yang mandul dan ayah yang telah renta adalah perkara yang sangat mudah bagi-Ku. Aku tidak perlu bersusah payah untuk itu, karena Aku Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Kemudian Allah mengingatkan Zakaria akan sesuatu yang lebih menakjubkan daripada kelahiran Yahya, yaitu penciptaan Zakaria sendiri. Allah berfirman: "Dan sungguh Aku telah menciptakan engkau sebelumnya, wahai Zakaria, dari tiada menjadi ada, padahal sebelumnya engkau bukanlah sesuatu pun yang disebut-sebut atau pun berwujud. Maka jika Aku mampu menciptakanmu dari ketiadaan, tentu Aku lebih mampu lagi untuk memberikanmu seorang anak di masa tuamu."
Renungan dan Pelajaran:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah betapa indahnya cara Allah menenangkan hati hamba-Nya yang berdoa. Ketika Zakaria merasa mustahil, Allah mengingatkannya pada kekuasaan-Nya yang tak terbatas. Bukankah Allah yang telah menciptakan kita dari setetes air yang hina? Bukankah Allah yang telah mengeluarkan kita dari perut ibu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun?
Ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: jangan pernah merasa ragu akan kekuasaan Allah. Apa pun yang tampak mustahil di mata manusia, bagi Allah semuanya mudah. Jika Allah mampu menciptakan alam semesta yang luas ini tanpa contoh sebelumnya, maka tentu Allah mampu mengabulkan doa-doa kita, mengubah keadaan kita, dan memberikan jalan keluar dari setiap kesulitan.
Maka wahai hamba Allah, perbanyaklah berdoa dengan penuh keyakinan, jangan pernah berputus asa dari rahmat-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa hamba-Nya yang memohon dengan sungguh-sungguh. Sebagaimana Dia mengabulkan doa Nabi Zakaria di usia senjanya, maka Dia pun akan mengabulkan doa-doa kita jika kita bersungguh-sungguh dan yakin akan pertolongan-Nya.
📜 Ayat 7-11 — Maryam
Terjemah — Maryam 9
Surat Ayat 9/98 — Maryam مريم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Maryam Dengarkan, Maryam Terjemah, Maryam mp3, Maryam pdf. Ayat 7–11. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








