Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Yadzkur: Mengingat atau merenungkan.
- Min qabl: Sebelumnya, yakni sebelum manusia itu ada.
- Lam yaku syai'a: Belum ada sama sekali, tidak berwujud apa pun.
Tafsir:
Wahai manusia yang ingkar akan hari kebangkitan! Tidakkah engkau merenung dan mengingat asal-usul dirimu sendiri? Tidakkah engkau sadar bahwa Kami telah menciptakanmu dari ketiadaan yang mutlak? Dahulu kala, engkau tidak ada sama sekali—tidak berwujud, tidak bernama, tidak berbekas. Tidak ada satu pun zatmu yang ada di alam semesta ini. Lalu dengan kekuasaan Kami, engkau diciptakan dari setetes air yang hina, tumbuh dalam kegelapan rahim, kemudian lahir ke dunia sebagai manusia yang sempurna.
Wahai saudaraku, renungkanlah! Jika Allah yang Maha Kuasa mampu menciptakanmu dari ketiadaan yang total, maka mengapa engkau meragukan kemampuan-Nya untuk menghidupkanmu kembali setelah mati? Padahal menghidupkan kembali sesuatu yang pernah ada jauh lebih mudah daripada menciptakannya dari awal yang tidak ada. Allah Ta'ala berfirman dalam ayat lain: "Dan Dialah yang memulai penciptaan, kemudian mengulanginya kembali, dan hal itu lebih mudah bagi-Nya" (QS. Ar-Rum: 27).
Sungguh, manusia yang mengingkari hari kebangkitan itu benar-benar lalai dan lupa akan dirinya sendiri. Ia lupa bahwa dirinya adalah bukti nyata kekuasaan Allah. Setiap kali ia bercermin, setiap kali ia melihat tubuhnya yang sempurna, seharusnya ia teringat bahwa Allah yang menciptakannya dari tiada pasti mampu mengembalikannya lagi setelah mati.
Maka, wahai hamba Allah yang merindukan kebenaran! Jadikanlah dirimu sendiri sebagai pelajaran. Renungkanlah perjalanan hidupmu: dari tiada menjadi ada, dari lemah menjadi kuat, dari kecil menjadi besar. Itulah bukti bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Jangan biarkan keraguan menguasai hatimu, karena iman kepada hari kebangkitan akan melahirkan ketenangan jiwa dan semangat beramal saleh. Orang yang yakin akan dibangkitkan pasti akan mempersiapkan bekal terbaiknya. Maka, marilah kita jadikan keyakinan ini sebagai pendorong untuk senantiasa taat dan dekat kepada Allah, karena hanya kepada-Nya kita akan kembali.
📜 Ayat 65-69 — Maryam
Terjemah — Maryam 67
Surat Maryam Ayat 67 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan tidakkah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya…Surat Ayat 67/98 — Maryam مريم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Maryam Dengarkan, Maryam Terjemah, Maryam mp3, Maryam pdf. Ayat 65–69. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








