Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أُمِّيُّونَ (ummiyyun): Orang-orang yang tidak bisa membaca dan menulis (buta huruf).
- أَمَانِيَّ (amaniyya): Bentuk jamak dari *umniyyah*, yang berarti angan-angan kosong, kebohongan, atau sekadar bacaan hafalan tanpa memahami maknanya. Ada pula yang menafsirkannya sebagai cerita-cerita karangan yang mereka dengar dari para pemuka mereka.
- يَظُنُّونَ (yazhunnun): Berprasangka, menduga-duga, atau sekadar menyangka tanpa dasar keyakinan yang benar.
Tafsir Ayat:
Di antara orang-orang Yahudi itu ada segolongan yang benar-benar bodoh dan buta huruf. Mereka tidak mampu membaca ataupun menulis, dan tidak mengetahui isi Taurat yang sebenarnya—termasuk kabar gembira tentang kedatangan Nabi Muhammad ﷺ yang termaktub di dalamnya. Pengetahuan mereka tentang kitab suci hanyalah sekadar hafalan lafazh tanpa memahami makna, atau sekadar cerita-cerita karangan dan angan-angan kosong yang mereka warisi dari para pemuka dan rahib mereka. Mereka mengira bahwa apa yang mereka yakini itu adalah kebenaran dari Allah, padahal itu hanyalah prasangka dan dugaan belaka, bukan keyakinan yang berdasarkan ilmu dan petunjuk.
Mereka hidup dalam kebodohan dan tipu daya, karena mereka menyerahkan akal dan pemahaman mereka kepada para pemimpin yang menyesatkan. Mereka tidak mau berusaha mencari kebenaran, tidak mau merenungi ayat-ayat Allah, dan tidak mau membuka hati untuk menerima risalah terakhir yang dibawa oleh Nabi Muhammad ﷺ. Padahal Allah telah mengutus beliau sebagai rahmat bagi seluruh alam, dengan membawa petunjuk dan agama yang benar.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kepada kita betapa berbahayanya sikap taklid buta—mengikuti tanpa memahami, dan berpegang pada prasangka tanpa ilmu. Orang-orang Yahudi yang ummi itu tertipu oleh angan-angan kosong dan cerita-cerita warisan yang tidak berdasar, sehingga mereka menolak kebenaran yang sudah jelas.
Maka jadilah hamba Allah yang cerdas dan kritis. Jangan pernah merasa cukup dengan sekadar ikut-ikutan tanpa memahami agama kita. Bacalah Al-Qur'an dengan tadabbur, renungkan maknanya, dan amalkan isinya. Karena Al-Qur'an adalah petunjuk yang hidup, cahaya yang menerangi jalan kehidupan, dan obat bagi hati yang gundah.
Allah telah memuliakan kita dengan Al-Qur'an yang mudah dipahami dan dijaga keasliannya. Maka jangan sia-siakan nikmat agung ini. Perbanyaklah ilmu, dekatkan diri kepada ulama yang jujur dan amanah, serta jauhilah sikap malas dan sekadar berprasangka. Karena orang yang berprasangka tanpa ilmu akan mudah tersesat, sedangkan orang yang berilmu akan berjalan di atas cahaya dan petunjuk.
Semoga Allah membukakan hati kita untuk memahami agama-Nya, dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang berilmu, beriman, dan beramal saleh. Aamiin.
📜 Ayat 76-80 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 78
Surat Al-Baqarah Ayat 78 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan diantara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al…Surat Ayat 78/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 76–80. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








