Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Āyātī: Ayat-ayat-Ku, yaitu ayat-ayat Al-Qur'an yang diturunkan kepada Rasulullah ﷺ.
- Tutlā: Dibacakan, dibacakan secara berulang-ulang.
- Tukadzdzibūn: Kalian mendustakan, mengingkari, dan menolaknya.
Tafsir:
Pada hari kiamat nanti, ketika para penghuni neraka telah dilemparkan ke dalamnya dan mereka merasakan pedihnya azab yang sangat mengerikan, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman kepada mereka dengan nada mencela dan menyindir: "Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepada kalian di dunia dahulu? Bukankah Al-Qur'an telah sampai kepada kalian, dibacakan oleh para rasul dan ulama, namun kalian justru mendustakannya dan mengingkarinya dengan keras kepala?"
Ini adalah teguran yang amat pedih kepada mereka. Allah mengingatkan bahwa mereka tidaklah diazab kecuali setelah hujjah (bukti) ditegakkan atas mereka. Al-Qur'an telah dibacakan, para rasul telah diutus, peringatan telah disampaikan, namun mereka memilih untuk tetap dalam kekufuran dan kedustaan. Maka pantaslah mereka menerima azab yang kekal.
Ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran berharga: bahwa Al-Qur'an adalah bukti yang hidup di tengah-tengah umat manusia. Setiap orang yang mendengar ayat-ayat Allah, maka ia telah menerima peringatan yang sempurna. Maka alangkah beruntungnya orang yang beriman dan mengamalkannya, dan alangkah ruginya orang yang mendustakan dan berpaling darinya.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, bayangkanlah betapa besar nikmat yang Allah berikan kepada kita: Kitab suci Al-Qur'an yang mulia masih terus dibacakan di setiap penjuru bumi. Setiap hari, jutaan lisan umat Islam melantunkannya. Ini adalah kesempatan emas yang tidak dimiliki oleh umat-umat terdahulu. Maka janganlah kita termasuk golongan yang mendengar namun tidak mengambil pelajaran, yang membaca namun tidak merenungkan maknanya.
Jadikanlah Al-Qur'an sebagai teman setia dalam hidup kita. Bacalah dengan tartil, pahami artinya, renungkan maknanya, dan amalkan isinya. Karena Al-Qur'an akan menjadi syafaat (pembela) bagi pembacanya di hari kiamat, dan akan menjadi saksi yang memberatkan bagi orang yang meninggalkannya.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mencintai Al-Qur'an, membacanya, dan mengamalkannya, serta menjauhkan kita dari siksa neraka yang di dalamnya mereka yang mendustakan ayat-ayat Allah akan menerima teguran yang amat pedih. Aamiin.
📜 Ayat 103-107 — Al-Mu'minun
Terjemah — Al-Mu'minun 105
Surat Al-Mu'minun Ayat 105 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Bukankah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu sekalian, tetapi kamu selalu mendustakannya?Surat Ayat 105/118 — Al-Mu'minun المؤمنون (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mu'minun Dengarkan, Al-Mu'minun Terjemah, Al-Mu'minun mp3, Al-Mu'minun pdf. Ayat 103–107. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








