Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Yaḥsyuruhum: Mengumpulkan mereka (orang-orang musyrik) pada hari kiamat.
- Mā yaʿbudūn: Apa yang mereka sembah, baik berupa berhala, malaikat, jin, atau manusia seperti Nabi Isa.
- Aḍlaltum: Kamu menyesatkan mereka dengan menyuruh mereka menyembahmu.
- Ḍallū al-sabīl: Mereka tersesat dari jalan yang benar tanpa ada yang memerintahkan.
Tafsir:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, bayangkanlah sebuah hari yang pasti akan datang, yaitu hari kiamat. Pada hari itu, Allah Subhanahu wa Ta'ala akan mengumpulkan seluruh manusia dari generasi pertama hingga terakhir di satu tempat yang luas. Di antara mereka, Allah akan menghadirkan juga segala sesuatu yang mereka sembah selain Allah—baik itu berhala dari batu, patung dari kayu, matahari, bulan, malaikat, jin, atau bahkan manusia suci seperti Nabi Isa 'alaihis salam.
Ketika semua telah berkumpul, Allah Yang Maha Perkasa akan bertanya kepada sesembahan-sesembahan itu dengan pertanyaan yang mengguncang hati, sebagai teguran dan peringatan bagi para penyembahnya. Allah berfirman: "Apakah kalian yang telah menyesatkan hamba-hamba-Ku ini, dengan memerintahkan mereka untuk menyembah kalian? Ataukah mereka sendiri yang tersesat dari jalan yang benar tanpa ada yang mengajak?"
Pertanyaan ini bukan karena Allah tidak mengetahui, Maha Suci Allah dari itu. Tetapi ini adalah bentuk penghujatan dan pembuktian di hadapan seluruh makhluk. Para sesembahan itu akan menjawab dengan penuh ketundukan, sebagaimana disebutkan dalam ayat-ayat berikutnya, bahwa mereka tidak pernah meminta untuk disembah dan mereka berlepas diri dari para penyembahnya.
Renungkanlah wahai saudaraku, betapa agungnya keadilan Allah. Pada hari itu, setiap orang akan melihat kebenaran dengan mata kepala sendiri. Para penyembah berhala akan menyaksikan bahwa berhala-berhala mereka tidak mampu berkata apa-apa, tidak mampu menolong, bahkan mereka sendiri ikut dihisab. Betapa ruginya orang-orang yang selama di dunia menyembah selain Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan, memberi rezeki, dan mengatur segala urusan.
Maka wahai saudaraku, marilah kita jadikan ayat ini sebagai pelajaran berharga. Janganlah kita pernah menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, baik yang besar maupun yang kecil. Sesungguhnya syirik adalah kezaliman yang paling besar, dan Allah telah berjanji akan mengampuni dosa-dosa selain syirik bagi siapa yang Dia kehendaki. Namun syirik, tidak akan diampuni selama pelakunya belum bertaubat darinya.
Betapa indahnya jika kita menjadi hamba yang ikhlas, yang hanya menyembah Allah semata, yang tidak takut kepada makhluk, dan yang selalu berharap hanya kepada-Nya. Dengan tauhid yang murni, hati kita akan tenang, hidup kita akan terarah, dan akhirat kita akan bahagia. Mari kita perbanyak memohon kepada Allah agar dijauhkan dari kesesatan dan ditetapkan di atas jalan yang lurus, jalan orang-orang yang Allah beri nikmat, bukan jalan orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat. Aamiin.
📜 Ayat 15-19 — Al-Furqan
Terjemah — Al-Furqan 17
Surat Al-Furqan Ayat 17 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (ingatlah) suatu hari (ketika) Allah menghimpunkan mereka beserta apa…Surat Ayat 17/77 — Al-Furqan الفرقان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Furqan Dengarkan, Al-Furqan Terjemah, Al-Furqan mp3, Al-Furqan pdf. Ayat 15–19. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








