Al-Furqan · 63/77
Terjemah Transliterasi — Al-Furqan
وَعِبَادُ الرَّحْمَٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا ۝٦٣
Wa `ibaadur Rahmaanil lazeena yamshoona `alal ardi hawnanw wa izaa khaata bahumul jaahiloona qaaloo salaamaa
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • هَوْنًا (haunan): Berjalan dengan tenang, perlahan, penuh ketenangan jiwa, dan tidak sombong.
  • الْجَاهِلُونَ (al-jahilun): Orang-orang yang bodoh dan suka berkata kasar atau menyakiti.
  • سَلَامًا (salaman): Perkataan yang selamat, baik, dan tidak menimbulkan keburukan.

Tafsir Ayat:

Allah Subhanahu wa Ta'ala menggambarkan sifat-sifat hamba-hamba-Nya yang saleh dan dicintai-Nya. Mereka adalah orang-orang yang berjalan di muka bumi dengan rendah hati, tenang, dan penuh wibawa. Mereka tidak menyombongkan diri, tidak berjalan dengan angkuh, dan tidak pula tergesa-gesa tanpa arah. Setiap langkah mereka mencerminkan ketenangan hati dan kedekatan kepada Allah.

Ketika orang-orang bodoh yang tidak beradab berbicara kepada mereka dengan kata-kata kasar, menghina, atau mencoba memancing kemarahan, mereka tidak membalas dengan keburukan yang serupa. Sebaliknya, mereka menjawab dengan perkataan yang baik, santun, dan penuh kedamaian. Mereka mengucapkan "salam" — bukan sekadar ucapan, melainkan doa keselamatan dan sikap yang membuat mereka terbebas dari dosa dan permusuhan. Mereka tidak menuruti hawa nafsu untuk membalas kejahatan, karena mereka tahu bahwa kemuliaan sejati bukan terletak pada kemenangan dalam pertengkaran, melainkan pada kemampuan menjaga hati dan lisan.

Ayat ini mengajarkan kita bahwa keimanan yang sejati akan melahirkan akhlak yang mulia. Seorang mukmin tidak mudah terpancing oleh kebodohan orang lain. Ia memilih jalan damai, karena ia sadar bahwa hidup ini terlalu singkat untuk diisi dengan permusuhan. Ia juga yakin bahwa Allah bersama orang-orang yang sabar dan memaafkan.


Renungan dan Nasihat:

Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa indahnya sifat yang digambarkan dalam ayat ini! Coba bayangkan, jika setiap muslim menjadikan ayat ini sebagai pedoman hidup, maka masyarakat kita akan dipenuhi kedamaian dan kasih sayang. Tidak ada lagi pertengkaran di media sosial, tidak ada lagi saling mencaci di jalanan, dan tidak ada lagi hati yang terluka karena perkataan kasar.

Marilah kita berusaha menjadi hamba-hamba Ar-Rahman yang berjalan dengan rendah hati, berbicara dengan santun, dan memilih diam atau berkata baik ketika dihadapkan pada kebodohan. Ingatlah, membalas kejahatan dengan kebaikan adalah tanda keimanan yang kuat dan akhlak yang mulia. Allah mencintai hamba-Nya yang sabar dan pemaaf. Semoga kita semua termasuk golongan hamba-hamba Ar-Rahman yang disebutkan dalam ayat ini, dan semoga Allah menganugerahkan kepada kita ketenangan hati dan kelapangan dada dalam menghadapi segala ujian. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 61-65 — Al-Furqan

61تَبَارَكَ الَّذِي جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَجَعَلَ فِيهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُّنِيرًا
Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya.
62وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِّمَنْ أَرَادَ أَن يَذَّكَّرَ أَوْ أَرَادَ شُكُورًا
Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur.
63وَعِبَادُ الرَّحْمَٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا
Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.
64وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا
Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.
65وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ ۖ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا
Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal".
Al-FurqanIndeks Quran
77Ayat
MakkiyahRevelation
63Ayat

Terjemah — Al-Furqan 63

Surat Al-Furqan Ayat 63 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang…

Surat Ayat 63/77 — Al-Furqan الفرقان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Furqan Dengarkan, Al-Furqan Terjemah, Al-Furqan mp3, Al-Furqan pdf. Ayat 61–65. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu