Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Lāyatan (لَآيَةً): tanda kekuasaan Allah yang agung, pelajaran, dan bukti nyata.
- Aktsarahum (أَكْثَرُهُمْ): kebanyakan mereka, yakni mayoritas kaum Nabi Luth.
Tafsir:
Sungguh, di dalam azab yang Allah turunkan kepada kaum Nabi Luth — berupa hujan batu dari langit yang membinasakan mereka karena perbuatan keji yang mereka lakukan — terdapat tanda yang sangat jelas dan pelajaran yang agung bagi setiap orang yang mau merenungkan dan mengambil ibrah. Azab itu bukanlah perkara yang terjadi tanpa sebab, melainkan akibat langsung dari kemaksiatan dan penentangan mereka terhadap perintah Allah dan dakwah Nabi-Nya.
Allah menegaskan bahwa kebanyakan mereka bukanlah orang-orang yang beriman. Mereka enggan menerima kebenaran, mendustakan risalah yang dibawa oleh Nabi Luth, dan terus-menerus berada dalam kesesatan serta perbuatan yang melampaui batas. Hanya segelintir saja yang beriman kepada Allah dan mengikuti seruan Nabi-Nya, sementara mayoritas mereka memilih untuk tetap dalam kebinasaan.
Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa azab Allah tidak pernah salah sasaran. Ia turun kepada kaum yang telah terbukti melakukan kerusakan dan menolak kebenaran. Dan di balik itu semua, Allah selalu menyelamatkan hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan bersama. Kisah kaum Nabi Luth bukanlah sekadar cerita masa lalu yang jauh dari kehidupan kita. Ia adalah cermin yang Allah letakkan di hadapan kita agar kita tidak terjerumus ke dalam hal yang sama. Betapa banyak umat sebelum kita yang binasa karena keangkuhan dan kemaksiatan mereka, sementara kita masih diberi kesempatan hidup untuk memperbaiki diri.
Ayat ini mengajak kita untuk senantiasa menjadi hamba yang beriman dengan sebenar-benarnya iman — iman yang tidak hanya di lisan, tetapi juga tercermin dalam perbuatan. Iman yang mampu menyelamatkan kita dari azab dunia dan akhirat. Janganlah kita menjadi bagian dari mayoritas yang lalai, tetapi jadilah bagian dari minoritas yang istiqamah di atas kebenaran.
Allah tidak pernah menjanjikan kemudahan bagi orang-orang yang bermaksiat, tetapi Dia menjanjikan pertolongan dan keselamatan bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa. Maka, mari kita jauhi segala bentuk kemaksiatan, terutama perbuatan keji yang telah mendatangkan murka Allah, dan mari kita hiasi hidup kita dengan ketaatan, keikhlasan, dan cinta kepada Allah serta Rasul-Nya. Sesungguhnya di dalam setiap peristiwa yang Allah kisahkan dalam Al-Qur'an terdapat pelajaran berharga bagi orang-orang yang mau berpikir dan mengambil ibrah.
📜 Ayat 172-176 — Asy-Syu'ara
Terjemah — Asy-Syu'ara 174
Surat Asy-Syu'ara Ayat 174 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesunguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata.…Surat Ayat 174/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 172–176. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








