Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- تَبْيَضُّ وُجُوهٌ: Wajah-wajah menjadi putih berseri, yaitu wajah orang-orang mukmin yang berbahagia.
- تَسْوَدُّ وُجُوهٌ: Wajah-wajah menjadi hitam gelap, yaitu wajah orang-orang kafir yang celaka.
- أَكَفَرْتُم: Kalimat pertanyaan yang mengandung makna teguran dan celaan, artinya: "Apakah kalian menjadi kafir?"
- فَذُوقُوا: Maka rasakanlah (azab), ungkapan yang menunjukkan siksaan yang benar-benar dirasakan.
Tafsir Ayat:
Pada hari kiamat nanti, terjadilah pemisahan yang sangat jelas antara dua golongan manusia. Wajah-wajah orang-orang yang beriman dan beramal saleh akan bersinar putih cemerlang, memancarkan cahaya kebahagiaan, kegembiraan, dan kenikmatan karena mereka telah menaati Allah dan Rasul-Nya. Sebaliknya, wajah-wajah orang-orang kafir dan pendurhaka akan menjadi hitam pekat, penuh kesedihan, kehinaan, dan penyesalan yang mendalam karena mereka telah mengingkari kebenaran dan menentang perintah Allah.
Kemudian, kepada golongan yang wajahnya menghitam itu, Allah berfirman dengan nada teguran yang amat pedas: "Apakah kalian menjadi kafir setelah sebelumnya kalian beriman?!" Ini adalah teguran atas pengingkaran mereka terhadap perjanjian fitrah yang telah Allah tanamkan dalam diri setiap manusia, yaitu pengakuan bahwa Allah adalah Tuhan mereka. Mereka juga telah mengingkari perjanjian ketika Allah mengambil kesaksian dari anak cucu Adam. Maka Allah berfirman kepada mereka: "Rasakanlah azab yang pedih ini sebagai balasan atas kekufuran yang telah kalian lakukan selama di dunia."
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku, ayat ini adalah pengingat yang sangat agung bagi kita semua. Betapa banyak orang yang awalnya berada di atas iman, namun karena godaan dunia dan hawa nafsu, ia tergelincir ke dalam kekufuran dan kemaksiatan. Na'udzubillah!
Marilah kita jaga keimanan kita dengan sungguh-sungguh. Iman itu bukan sekadar pengakuan di lisan, tetapi harus dibuktikan dengan amal perbuatan dan ketaatan. Jangan sampai kita termasuk golongan yang wajahnya menghitam di hari kiamat karena kita lebih memilih kemaksiatan daripada ketaatan.
Sebaliknya, berbahagialah orang-orang yang senantiasa menjaga imannya, karena pada hari itu wajah mereka akan bersinar putih, dan mereka akan mendapatkan kebahagiaan yang tiada tara di sisi Allah. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa meneguhkan hati kita di atas iman dan Islam, dan mempertemukan kita dengan wajah yang berseri-seri di hari kiamat kelak. Aamiin.
📜 Ayat 104-108 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 106
Surat Ali Imran Ayat 106 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih…Surat Ayat 106/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 104–108. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








