Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ: Kepemilikan mutlak atas seluruh alam langit dan bumi, baik penciptaan, pengaturan, maupun pengelolaannya.
- قَدِيرٌ: Maha Kuasa atas segala sesuatu, tidak ada yang mustahil bagi-Nya.
Tafsir:
Ayat yang mulia ini menegaskan hakikat keesaan dan kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta'ala secara mutlak. Bahwa hanya Allah semata yang memiliki kerajaan langit dan bumi beserta seluruh isinya, baik sebagai Pencipta, Pengatur, maupun Pengelola segala urusan. Tidak ada satu pun makhluk yang memiliki andil dalam kepemilikan tersebut, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kerajaan-Nya yang agung.
Kemudian Allah menegaskan bahwa Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kekuasaan-Nya tidak terbatas oleh apa pun, tidak ada yang sulit bagi-Nya, dan tidak ada yang dapat melemahkan-Nya. Dari kekuasaan yang mutlak ini, Allah mampu membalas setiap amal perbuatan hamba-Nya—memberi pahala bagi yang berbuat baik dan menghukum bagi yang berbuat jahat.
Ayat ini hadir di tengah pembahasan tentang perilaku Ahli Kitab yang menyembunyikan kebenaran, sebagai pengingat bahwa meskipun mereka merasa aman dengan tipu daya mereka, Allah Maha Kuasa untuk membalas mereka. Kekuasaan Allah tidak pernah surut, dan tidak ada satu pun yang luput dari pengetahuan dan pengawasan-Nya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah keyakinan yang menenangkan hati: bahwa segala urusan di alam semesta ini berada di tangan Allah Yang Maha Kuasa. Jika kita menyadari hakikat ini, maka kita tidak akan pernah merasa takut kepada siapa pun selain Allah, dan tidak akan pernah berputus asa dari pertolongan-Nya.
Ketika manusia merasa dirinya kuat dan mampu menindas orang lain, ingatlah bahwa kekuasaan mereka hanyalah pinjaman yang suatu saat akan diambil kembali. Sedangkan kekuasaan Allah bersifat abadi dan sempurna. Maka, betapa indahnya hidup ini jika kita senantiasa bersandar kepada Allah, memohon pertolongan-Nya, dan meyakini bahwa Dia Maha Kuasa untuk mengubah segala keadaan.
Ayat ini juga mengajak kita untuk senantiasa berintrospeksi: jika Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, maka sudah seharusnya kita berhati-hati dalam setiap langkah, karena semua amal kita akan diperhitungkan. Mari kita jadikan keyakinan ini sebagai pendorong untuk senantiasa berbuat baik, menjauhi larangan-Nya, dan berlomba-lomba dalam ketaatan. Sungguh, kebahagiaan sejati hanya akan diraih oleh mereka yang hidup di bawah naungan kekuasaan Allah dengan penuh keimanan dan ketakwaan.
📜 Ayat 187-191 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 189
Surat Ayat 189/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 187–191. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








