Ali Imran · 2/200
Terjemah Transliterasi — Ali Imran
ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَيُّ ٱلۡقَيُّومُ  ۝٢
Allaahu laaa ilaaha illaa Huwal Haiyul Qaiyoom
📖 Arti Bahasa Indonesia
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • الْحَيُّ (Al-Hayy): Maha Hidup, yaitu kehidupan yang sempurna dan abadi, tidak diawali dengan ketiadaan dan tidak diakhiri dengan kematian. Kehidupan-Nya tidak menyerupai kehidupan makhluk.
  • الْقَيُّومُ (Al-Qayyum): Maha Berdiri Sendiri dan Maha Mengurus. Dia berdiri sendiri tanpa membutuhkan siapa pun, dan seluruh makhluk berdiri serta berlangsung hidup karena pengaturan dan penjagaan-Nya.

Tafsir Lengkap:

Ayat yang agung ini adalah salah satu ayat yang paling mulia dalam Al-Qur'an, yang mengajarkan kita tentang hakikat keimanan yang paling mendasar. Allah Ta'ala memperkenalkan diri-Nya kepada hamba-hamba-Nya dengan firman-Nya: "Allah, tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak disembah dengan benar melainkan Dia."

Ini adalah pernyataan tauhid yang tegas dan jelas. Bahwa hanya Allah semata yang berhak menerima segala bentuk ibadah, baik itu doa, harapan, ketakutan, cinta, maupun ketaatan. Segala sesuatu yang disembah selain Allah—baik berupa berhala, bintang, manusia, atau hawa nafsu—adalah kebatilan yang tidak memberikan manfaat maupun mudarat. Ketika hati kita meyakini keesaan Allah ini, maka hidup kita akan terarah hanya kepada-Nya, dan kita akan merasakan ketenangan yang hakiki karena kita menggantungkan segala urusan kita kepada Zat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Kemudian Allah menyifati diri-Nya dengan dua sifat yang agung: الْحَيُّ الْقَيُّومُ (Al-Hayyul Qayyum).

*Pertama*, Al-Hayy (Maha Hidup). Ini adalah kehidupan yang sempurna, kekal, dan abadi. Tidak ada tidur, tidak ada lemah, tidak ada sakit, dan tidak ada kematian bagi-Nya. Kehidupan Allah adalah kehidupan yang mutlak, yang menjadi sumber kehidupan bagi segala yang hidup di alam semesta ini.

*Kedua*, Al-Qayyum (Maha Berdiri Sendiri dan Maha Mengurus). Maknanya sangat dalam: Allah berdiri sendiri dengan Zat-Nya, tidak membutuhkan siapa pun dan apa pun. Dia tidak butuh kepada tempat, waktu, atau penolong. Sebaliknya, seluruh makhluk di langit dan di bumi ini berdiri dan berlangsung kehidupannya karena Allah yang menegakkan dan mengurusnya. Dialah yang memberi rezeki, yang mengatur pergantian siang dan malam, yang menghidupkan dan mematikan, serta yang menjaga langit dan bumi agar tidak runtuh. Tanpa izin dan kehendak-Nya, tidak ada satu pun makhluk yang mampu bergerak atau bernapas.

Saudaraku, renungkanlah dua nama Allah yang agung ini. Ketika kita meyakini bahwa Allah itu Maha Hidup dan Maha Mengurus, maka hati kita akan dipenuhi dengan rasa tawakal yang mendalam. Kita tidak akan takut kepada makhluk, karena semua makhluk berada dalam genggaman dan pengaturan Allah. Kita juga tidak akan merasa putus asa, karena Allah yang Maha Hidup tidak pernah tidur dan tidak pernah lengah dalam mengurus hamba-hamba-Nya.

Ayat ini juga mengajarkan kita untuk senantiasa menghidupkan hati kita dengan zikir dan ibadah kepada Allah. Sebagaimana Allah itu Maha Hidup, maka hati seorang mukmin akan hidup dengan mengingat-Nya. Hati yang hidup adalah hati yang selalu terhubung dengan Penciptanya, yang merasakan manisnya iman, dan yang selalu rindu untuk bermunajat kepada-Nya.

Maka, marilah kita jadikan ayat ini sebagai pegangan hidup. Ucapkanlah dengan lisan, yakini dengan hati, dan amalkan dengan seluruh anggota badan. Karena hanya dengan mengenal Allah melalui nama-nama-Nya yang indah inilah, kita akan meraih kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mengenal-Nya dengan sebenar-benarnya dan beribadah kepada-Nya dengan ikhlas.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 1-4 — Ali Imran

1الٓمٓ 
Alif laam miim.
2ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡحَيُّ ٱلۡقَيُّومُ 
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya.
3نَزَّلَ عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ بِٱلۡحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهِ وَأَنزَلَ ٱلتَّوۡرَىٰةَ وَٱلۡإِنجِيلَ 
Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,
4مِن قَبۡلُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَأَنزَلَ ٱلۡفُرۡقَانَۗ إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ لَهُمۡ عَذَابٌ شَدِيدٌۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٌ ذُو ٱنتِقَامٍ 
sebelum (Al Quran), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa).
Ali ImranIndeks Quran
200Ayat
MadaniyahRevelation
2Ayat

Terjemah — Ali Imran 2

Surat Ayat 2/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 1–4. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu