Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أَنَّى : Bagaimana mungkin.
- بَلَغَنِيَ الْكِبَرُ : Usia tua telah sampai kepadaku dan memberikan pengaruhnya.
- عَاقِرٌ : Mandul, tidak bisa melahirkan anak.
Tafsir:
Ketika malaikat menyampaikan kabar gembira tentang kelahiran seorang putra yang akan bernama Yahya, Nabi Zakaria 'alaihissalam pun bertanya dengan penuh keheranan dan kegembiraan: "Ya Rabb-ku, bagaimana mungkin aku akan mempunyai anak laki-laki, padahal usiaku telah sangat lanjut dan renta, sementara istriku pun seorang yang mandul yang tidak pernah melahirkan anak?" Pertanyaan ini bukanlah bentuk keraguan terhadap kekuasaan Allah, melainkan ungkapan ketakjuban dan keinginan untuk mengetahui hikmah di balik kabar yang begitu menakjubkan itu.
Allah Subhanahu wa Ta'ala menjawab dengan jawaban yang menegaskan kekuasaan-Nya yang mutlak: "Demikianlah Allah berbuat apa yang Dia kehendaki." Artinya, sebagaimana Allah menciptakan Yahya dari seorang ayah yang sudah tua renta dan ibu yang mandul, maka Allah pun Maha Kuasa menciptakan segala sesuatu yang bertentangan dengan kebiasaan dan hukum alam. Tidak ada yang mustahil bagi Allah, karena Dia adalah Pencipta segala sesuatu, dan Dia berbuat sesuai dengan kehendak dan hikmah-Nya yang sempurna.
Renungan dan Hikmah:
Sungguh, kisah Nabi Zakaria ini mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Ketika Allah menghendaki sesuatu, maka tidak ada satu kekuatan pun yang dapat menghalangi-Nya. Usia lanjut, kemandulan, atau segala keterbatasan manusia bukanlah penghalang bagi kuasa Allah. Ini mengajarkan kita untuk senantiasa berprasangka baik kepada Allah dan tidak pernah berputus asa dari rahmat-Nya.
Betapa indahnya jika kita senantiasa meyakini bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ketika doa kita belum terkabul, janganlah kita bersedih berkepanjangan, karena Allah memiliki waktu terbaik dan cara terbaik yang mungkin tidak kita duga. Sebagaimana Nabi Zakaria yang terus berdoa dengan khusyuk hingga akhirnya Allah mengabulkan permohonannya dengan cara yang di luar dugaan manusia.
Marilah kita jadikan kisah ini sebagai penguat iman dan penyemangat dalam berdoa. Yakinlah bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah. Jika Allah mampu menciptakan seorang anak dari kedua orang tua yang sudah lanjut usia dan mandul, maka Allah pun mampu mengabulkan setiap doa hamba-Nya yang beriman dan bertawakal kepada-Nya. Teruslah berdoa, teruslah berharap, dan jangan pernah lelah memohon kepada Allah, karena Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa.
📜 Ayat 38-42 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 40
Surat Ayat 40/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 38–42. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








