Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Anba' al-ghaib: Berita-berita gaib yang tidak diketahui oleh manusia kecuali melalui wahyu Allah.
- Nuhihi: Kami wahyukan (kepada engkau).
- Yulquna aqlamahum: Melemparkan pena-pena mereka (untuk undian).
- Yakfulu Maryam: Yang akan mengasuh dan memelihara Maryam.
- Yakhtasimun: Mereka berselisih/bertengkar.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, kisah yang Kami ceritakan kepadamu tentang Maryam dan keluarganya ini adalah termasuk berita-berita gaib yang tidak mungkin engkau ketahui dengan cara biasa. Kami wahyukan kepadanya kepadamu sebagai bukti kebenaran risalahmu dan sebagai pelajaran bagi umatmu.
Engkau tidak hadir di sisi mereka, wahai Nabi, ketika mereka (para ulama Bani Israil) melemparkan pena-pena mereka untuk melakukan undian, siapa di antara mereka yang berhak mengasuh dan memelihara Maryam. Saat itu terjadi perselisihan sengit di antara mereka, masing-masing ingin mendapatkan kehormatan mulia ini. Engkau juga tidak berada di tengah-tengah mereka ketika mereka bertengkar dan berdebat memperebutkan hak pengasuhan Maryam. Semua itu adalah ilmu gaib yang hanya Allah beritahukan kepadamu melalui wahyu.
Allah memperlihatkan kepada kita bagaimana para hamba-Nya yang saleh bersungguh-sungguh dalam kebaikan, bahkan mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan kesempatan mengasuh seorang anak saleh seperti Maryam. Namun Allah dengan hikmah-Nya memilih Nabi Zakaria sebagai pengasuhnya, karena Allah lebih mengetahui siapa yang paling layak.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, termasuk hal-hal gaib yang tidak kita ketahui. Sebagai seorang mukmin, kita harus meyakini bahwa Allah selalu mengurus hamba-hamba-Nya yang saleh. Sebagaimana Dia memilihkan pengasuh terbaik untuk Maryam, demikian pula Allah akan memilihkan jalan terbaik bagi hamba-Nya yang bertakwa.
Kisah ini juga mengajarkan kita untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, bukan dalam kemaksiatan. Lihatlah bagaimana para ulama Bani Israil berlomba untuk mendapatkan kehormatan mengasuh Maryam. Maka betapa indahnya jika kita pun berlomba-lomba dalam hal-hal yang diridhai Allah, seperti menuntut ilmu, beribadah, dan berbuat baik kepada sesama.
Dan yang terpenting, ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur'an adalah wahyu dari Allah, bukan karangan Nabi Muhammad. Berita-berita gaib yang disampaikan di dalamnya adalah bukti kebenaran Islam. Maka sudah sepantasnya kita semakin mencintai Al-Qur'an, membacanya, merenungkannya, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang saleh dan dicintai-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 42-46 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 44
Surat Ali Imran Ayat 44 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita ghaib yang Kami…Surat Ayat 44/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 42–46. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








