Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أَوَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ (Apakah belum jelas bagi mereka): Yakni belumkah terbukti dan nyata bagi mereka.
- كَمْ أَهْلَكْنَا (Betapa banyak telah Kami binasakan): Banyaknya umat-umat terdahulu yang telah dibinasakan.
- الْقُرُونِ (umat-umat/generasi): Maksudnya adalah umat-umat pada masa lampau, seperti kaum 'Ad, Tsamud, dan kaum Luth.
- يَمْشُونَ فِي مَسَاكِنِهِمْ (mereka berjalan di tempat-tempat tinggalnya): Yakni orang-orang musyrik Mekah berjalan dan melintasi bekas-bekas tempat tinggal umat-umat yang telah dibinasakan itu, seperti ketika mereka bepergian untuk berdagang ke negeri Syam dan Yaman.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku seislam, renungkanlah! Tidakkah menjadi petunjuk dan pelajaran yang sangat jelas bagi orang-orang musyrik Mekah yang mendustakan Rasulullah ﷺ, betapa banyaknya umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan akibat kekufuran dan kedurhakaan mereka? Kini mereka sendiri berjalan dan melintasi bekas-bekas tempat tinggal umat-umat tersebut dalam perjalanan dagang mereka. Mereka menyaksikan sendiri reruntuhan rumah-rumah dan bekas-bekas kehancuran itu dengan mata kepala mereka sendiri, seperti kaum 'Ad, Tsamud, dan kaum Luth.
Sesungguhnya pada peristiwa pembinasaan umat-umat terdahulu itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah yang sangat agung dan pelajaran yang amat berharga. Hal ini membuktikan kebenaran para rasul yang diutus kepada mereka, dan sekaligus menunjukkan kebatilan kesyirikan yang mereka lakukan. Tidakkah mereka mendengar berita-berita tentang kehancuran umat-umat tersebut dengan pendengaran yang disertai penerimaan dan pengambilan pelajaran? Sungguh, betapa banyaknya bukti yang telah Allah perlihatkan, namun mereka tetap berpaling dan tidak mau mengambil pelajaran.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku, ayat ini adalah panggilan kasih sayang dari Allah kepada kita semua. Allah tidak ingin kita menjadi golongan yang disebut-Nya sebagai orang-orang yang tidak mau mendengar kebenaran dengan pendengaran yang bermanfaat. Perhatikanlah di sekeliling kita, betapa banyaknya bekas-bekas kehancuran umat-umat terdahulu yang masih dapat kita saksikan hingga hari ini. Semua itu adalah bukti nyata bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan bahwa janji-Nya pasti terjadi.
Marilah kita jadikan sejarah kehancuran umat-umat terdahulu sebagai cermin bagi diri kita. Jangan sampai kita mengulangi kesalahan yang sama, yaitu mendustakan kebenaran dan berpaling dari petunjuk Allah. Sesungguhnya Al-Qur'an yang kita baca ini adalah petunjuk yang paling sempurna. Barangsiapa yang mengambil pelajaran darinya, maka ia akan selamat di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang berpaling darinya, maka ia akan menyesal dengan penyesalan yang tiada berguna lagi.
Semoga Allah membukakan hati kita untuk senantiasa mengambil pelajaran dari setiap ayat-ayat-Nya, dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti yang terbaik di antaranya. Aamiin.
📜 Ayat 24-28 — As-Sajdah
Terjemah — As-Sajdah 26
Surat As-Sajdah Ayat 26 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan apakah tidak menjadi petunjuk bagi mereka, berapa banyak umat…Surat Ayat 26/30 — As-Sajdah السجدة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Sajdah Dengarkan, As-Sajdah Terjemah, As-Sajdah mp3, As-Sajdah pdf. Ayat 24–28. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








