Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Aftarā: Mengada-adakan kebohongan, membuat-buat perkataan dusta.
- Jinnah: Gila, hilang akal sehat.
- Bal: Bahkan, sebenarnya (kata sanggahan yang menunjukkan bahwa dugaan mereka keliru).
- Al-'Adzāb: Siksa yang pedih.
- Aḍ-Ḍalāl al-Ba'īd: Kesesatan yang sangat jauh dari kebenaran.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini melanjutkan perkataan orang-orang kafir yang mengingkari hari kebangkitan. Mereka berkata dengan nada mengejek dan menghina tentang Nabi Muhammad ﷺ: "Apakah orang ini telah mengada-adakan kebohongan atas nama Allah dengan mengaku sebagai nabi dan membawa berita tentang kebangkitan setelah mati? Ataukah dia terkena penyakit gila sehingga berbicara omongan yang tidak masuk akal?"
Maka Allah ﷻ membantah dengan tegas dugaan hina mereka itu. Sekali-kali tidak demikian! Muhammad ﷺ bukanlah seorang pendusta dan bukan pula orang gila. Beliau adalah sejujur-jujurnya manusia dan semulia-mulianya utusan Allah. Justru yang berada dalam kesesatan dan kebinasaan adalah mereka sendiri, yaitu orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat. Mereka tidak percaya akan adanya kehidupan setelah kematian, tidak takut akan hisab, dan tidak beramal untuk akhirat. Maka akibatnya, mereka akan berada dalam azab yang kekal dan pedih di akhirat kelak, serta dalam kesesatan yang sangat jauh dari jalan kebenaran di dunia ini.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran berharga: bahwa orang-orang yang mengingkari hari akhirat akan selalu mencari-cari alasan untuk menolak kebenaran. Ketika tidak ada alasan yang masuk akal, mereka pun menuduh para nabi dengan kebohongan atau kegilaan. Padahal, kebenaran Islam itu jelas dan terang benderang seperti matahari di siang hari.
Namun, bagi kita yang telah diberi hidayah oleh Allah, marilah kita senantiasa memperkuat keimanan kepada hari akhirat. Karena iman kepada hari akhirat inilah yang akan menjadikan hidup kita penuh makna, hati kita tenang, dan amal kita terjaga. Ia akan mendorong kita untuk selalu berbuat baik, menjauhi kemaksiatan, dan mempersiapkan bekal untuk kehidupan yang kekal nanti.
Janganlah kita termasuk golongan yang disebut dalam ayat ini, yaitu mereka yang jauh dari kebenaran dan akan merasakan azab yang pedih. Sebaliknya, jadilah hamba-hamba Allah yang beruntung, yang beriman kepada hari akhirat, dan senantiasa beramal saleh. Semoga Allah ﷻ menguatkan iman kita dan memudahkan kita untuk menempuh jalan yang lurus menuju ridha-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 6-10 — Saba
Terjemah — Saba 8
Surat Saba Ayat 8 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Apakah dia mengada-adakan kebohongan terhadap Allah ataukah ada padanya penyakit…Surat Ayat 8/54 — Saba سبأ (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Saba Dengarkan, Saba Terjemah, Saba mp3, Saba pdf. Ayat 6–10. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








