Terjemah — Tafsir
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ ۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا ۖ وَلَا يَغُرَّنَّكُم بِاللَّهِ الْغَرُورُ
معاني الكلمات:
- الْغَرُورُ: هو الشيطان، سُمّي بذلك لأنه يغُرّ الناس ويخدعهم ويُزيّن لهم الباطل.
- لَا تَغُرَّنَّكُمُ: لا تخدعنّكم وتلهينّكم عن طاعة الله.
التفسير:
Wahai seluruh umat manusia! Ketahuilah dengan yakin bahwa segala apa yang Allah janjikan kepada kalian—baik itu kebangkitan dari kubur, pembalasan amal, surga bagi orang bertakwa, maupun neraka bagi orang durhaka—semuanya adalah kebenaran yang pasti terjadi, tidak ada keraguan sedikit pun di dalamnya, dan tidak akan pernah Allah mengingkari janji-Nya.
Maka dari itu, janganlah sekali-kali kalian tertipu oleh kehidupan dunia dengan segala gemerlapnya, keindahannya, kesenangannya, dan syahwatnya yang sementara. Jangan biarkan hal-hal duniawi itu melalaikan kalian dari mempersiapkan bekal untuk hari akhirat yang kekal. Sungguh, dunia ini hanyalah persinggahan sementara yang akan sirna, sedangkan akhirat adalah negeri abadi yang kekal selamanya.
Dan jangan pula kalian tertipu oleh setan yang selalu berusaha memperdaya kalian dengan tipu dayanya. Ia menghiasi kebatilan sehingga tampak indah, menunda-nunda amal kebaikan, dan membisikkan keraguan tentang kebenaran janji Allah. Setan itu adalah musuh yang nyata bagi kalian, maka waspadalah terhadapnya dan jangan pernah menuruti ajakannya. Ia hanya mengajak pengikut-pengikutnya agar menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.
Saudaraku, renungkanlah! Betapa banyak orang yang tertipu oleh dunia, mengira bahwa kesenangan yang ia raih hari ini akan kekal selamanya, padahal maut senantiasa mengintainya. Betapa banyak pula orang yang tertipu oleh bisikan setan, menunda taubat dan amal saleh dengan alasan masih muda, masih sibuk, atau masih ada kesempatan—padahal ajal tidak pernah menunda bagi siapa pun.
Maka marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat yang hidup dalam jiwa kita. Mari kita sambut seruan Allah ini dengan hati yang terbuka dan penuh kesadaran. Sesungguhnya kebahagiaan sejati bukanlah pada apa yang kita kumpulkan di dunia, melainkan pada apa yang kita persembahkan untuk akhirat kita. Dunia hanyalah ladang tempat kita bercocok tanam, dan akhirat adalah tempat kita menuai hasilnya. Maka bertakwalah kepada Allah, jangan tertipu oleh dunia yang fana, dan jangan tertipu oleh setan yang selalu membisikkan kebatilan. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya, dan Dia senantiasa membuka pintu taubat bagi siapa saja yang kembali kepada-Nya.
📜 Ayat 3-7 — Fatir
Terjemah — Fatir 5
Surat Ayat 5/45 — Fatir فاطر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Fatir Dengarkan, Fatir Terjemah, Fatir mp3, Fatir pdf. Ayat 3–7. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








