As-Saffat · 124/182
Terjemah Transliterasi — As-Saffat
إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَلَا تَتَّقُونَ ۝١٢٤
Iz qaala liqawmiheee alaa tattaqoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
(ingatlah) ketika ia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kamu tidak bertakwa?
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • (إِذْ): Ingatlah ketika.
  • Qāla (قَالَ): Berkata.
  • Liqaumihī (لِقَوْمِهِ): Kepada kaumnya.
  • Alā tattaqūn (أَلَا تَتَّقُونَ): Tidakkah kalian bertakwa (kepada Allah)?

Tafsir Ayat:

Wahai saudaraku seislam, renungkanlah betapa agungnya dakwah para nabi! Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan kita tentang Nabi Ilyas 'alaihissalam, seorang hamba pilihan yang telah dimuliakan dengan kenabian dan risalah. Beliau diutus kepada kaum Bani Israil yang telah tersesat jauh dari jalan kebenaran.

Ketika itu, Nabi Ilyas berkata kepada kaumnya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang: "Tidakkah kalian bertakwa kepada Allah?" Kalimat yang singkat namun sarat makna ini adalah seruan yang mengajak mereka untuk bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, yaitu dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Inti dari ketakwaan yang paling utama adalah mentauhidkan Allah, mengesakan-Nya dalam ibadah, serta meninggalkan segala bentuk kesyirikan.

Beliau mengingatkan mereka dengan pertanyaan yang menyentuh hati: bagaimana mungkin kalian menyembah berhala-berhala yang tidak dapat memberi manfaat maupun mudarat, sementara kalian meninggalkan ibadah kepada Allah, Pencipta yang paling baik? Dialah Rabb kalian yang telah menciptakan kalian, menciptakan nenek moyang kalian yang terdahulu, dan Dialah yang memberikan segala nikmat kepada kalian.

Sungguh, inilah pelajaran berharga bagi kita semua. Ketakwaan adalah kunci kebahagiaan di dunia dan akhirat. Mari kita jadikan seruan Nabi Ilyas ini sebagai renungan bagi diri kita: sudahkah kita benar-benar bertakwa kepada Allah dalam setiap langkah kehidupan kita? Sudahkah kita menjauhi segala bentuk kesyirikan, baik yang nyata maupun yang tersembunyi? Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa membimbing kita untuk istiqamah di atas jalan ketakwaan, sebagaimana Dia telah membimbing para nabi dan rasul-Nya yang mulia. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 122-126 — As-Saffat

122إِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ
Sesungguhnya keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
123وَإِنَّ إِلْيَاسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ
Dan sesungguhnya Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul.
124إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَلَا تَتَّقُونَ
(ingatlah) ketika ia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kamu tidak bertakwa?
125أَتَدْعُونَ بَعْلًا وَتَذَرُونَ أَحْسَنَ الْخَالِقِينَ
Patutkah kamu menyembah Ba'l dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta,
126اللَّهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ
(yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu?"
As-SaffatIndeks Quran
182Ayat
MakkiyahRevelation
124Ayat

Terjemah — As-Saffat 124

Surat As-Saffat Ayat 124 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (ingatlah) ketika ia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kamu tidak bertakwa?

Surat Ayat 124/182 — As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Saffat Dengarkan, As-Saffat Terjemah, As-Saffat mp3, As-Saffat pdf. Ayat 122–126. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu