Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Ba'lan: Nama berhala yang disembah oleh kaum Nabi Ilyas, berupa patung yang mereka agungkan.
- Tadzaruun: Meninggalkan atau berpaling dari sesuatu.
- Ahsanul khaliqin: Sebaik-baik pencipta, yaitu Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabadikan perkataan Nabi Ilyas 'alaihissalam kepada kaumnya yang terdiri dari Bani Israil. Beliau mengecam mereka dengan pertanyaan yang tegas dan penuh keheranan: "Apakah kalian menyembah berhala bernama Ba'l dan meninggalkan ibadah kepada Allah yang merupakan sebaik-baik pencipta?"
Pertanyaan ini mengandung makna teguran yang sangat keras. Bagaimana mungkin akal yang sehat dan fitrah yang lurus rela meninggalkan ibadah kepada Allah yang telah menciptakan mereka, memberi rezeki, dan mengatur segala urusan mereka, lalu berpaling kepada patung bisu yang tidak dapat memberi manfaat maupun mudarat? Sungguh, ini adalah kebodohan yang nyata dan kesesatan yang amat besar.
Allah adalah satu-satunya Pencipta yang menciptakan langit, bumi, dan segala isinya dengan sebaik-baik ciptaan. Tidak ada satu pun makhluk yang mampu menandingi keindahan dan kesempurnaan ciptaan-Nya. Maka, bagaimana mungkin manusia yang diciptakan dari tanah yang hina ini berpaling dari Pencipta Yang Maha Agung dan justru merendahkan diri di hadapan batu atau kayu yang mereka ukir dengan tangan mereka sendiri?
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga tentang kemurnian tauhid. Ketika kita meninggalkan ibadah kepada Allah dan berpaling kepada selain-Nya—baik berupa berhala, hawa nafsu, harta, jabatan, atau makhluk lainnya—maka sesungguhnya kita telah melakukan kezaliman yang paling besar terhadap diri kita sendiri. Padahal, Allah Maha Pemurah dan Maha Penyayang, selalu membuka pintu taubat bagi hamba-hamba-Nya yang ingin kembali.
Marilah kita renungkan betapa agungnya nikmat Allah yang telah menciptakan kita dalam bentuk yang sebaik-baiknya, memberikan kita akal, pendengaran, dan penglihatan. Apakah pantas kita menyembah selain-Nya? Sungguh, kebahagiaan sejati hanya akan kita raih ketika hati kita bersih dari segala bentuk kesyirikan dan hanya tertambat kepada Allah semata. Mari kita jadikan hidup ini sebagai ibadah yang tulus kepada-Nya, agar kita termasuk golongan hamba-hamba-Nya yang beruntung di dunia dan akhirat.
📜 Ayat 123-127 — As-Saffat
Terjemah — As-Saffat 125
Surat As-Saffat Ayat 125 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Patutkah kamu menyembah Ba'l dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta,Surat Ayat 125/182 — As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Saffat Dengarkan, As-Saffat Terjemah, As-Saffat mp3, As-Saffat pdf. Ayat 123–127. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








