Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- فَآمَنُوا: Maka mereka beriman dan membenarkan apa yang dibawa oleh Nabi Yunus ‘alaihissalam.
- فَمَتَّعْنَاهُمْ: Maka Kami berikan mereka kenikmatan dan kelapangan hidup.
- إِلَىٰ حِينٍ: Sampai waktu yang telah ditentukan, yaitu berakhirnya ajal mereka.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menceritakan tentang kisah Nabi Yunus ‘alaihissalam bersama kaumnya. Ketika Nabi Yunus meninggalkan mereka karena merasa putus asa terhadap keimanan mereka, dan ketika azab telah tampak di hadapan mereka sebagai tanda kemurkaan Allah, maka pada saat itulah mereka tersentak dan beriman dengan sebenar-benarnya iman. Mereka membenarkan segala yang dibawa oleh Nabi Yunus, merendahkan diri di hadapan Allah, dan bertaubat dengan sungguh-sungguh.
Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang menerima keimanan dan taubat mereka. Allah mengangkat azab yang hampir menimpa mereka, dan memberikan mereka kenikmatan hidup di dunia hingga waktu yang telah ditentukan, yaitu sampai ajal mereka tiba. Mereka tidak diazab dengan azab yang menyegerakan, melainkan dibiarkan menikmati kehidupan mereka sampai batas waktu yang Allah tetapkan bagi setiap jiwa.
Ini adalah bukti nyata betapa luasnya rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Pintu taubat terbuka lebar bagi siapa saja yang kembali kepada-Nya, tidak peduli sebesar apa pun dosa yang telah dilakukan. Allah tidak pernah bosan menerima taubat hamba-Nya, selama nyawa belum sampai di tenggorokan.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah ini mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya yang mau kembali kepada-Nya. Kaum Nabi Yunus yang hampir ditimpa azab, ketika mereka beriman dan bertaubat, Allah menyelamatkan mereka dan memberikan kenikmatan hidup.
Maka janganlah pernah berputus asa dari rahmat Allah. Sebesar apa pun dosa dan kesalahan kita, pintu taubat selalu terbuka. Allah menunggu hamba-Nya untuk kembali, dan Dia akan menyambut dengan ampunan dan kasih sayang-Nya yang tiada batas.
Marilah kita jadikan kisah ini sebagai motivasi untuk senantiasa memperbaiki diri, mendekatkan diri kepada Allah, dan tidak menunda-nunda taubat. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dan Dia mencintai hamba-hamba-Nya yang bertaubat dan bersuci.
📜 Ayat 146-150 — As-Saffat
Terjemah — As-Saffat 148
Surat As-Saffat Ayat 148 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada…Surat Ayat 148/182 — As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Saffat Dengarkan, As-Saffat Terjemah, As-Saffat mp3, As-Saffat pdf. Ayat 146–150. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








