Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- إِلَّا مَوْتَتَنَا الْأُولَى — Pengecualian dari kematian; maknanya: "Tidak ada kematian bagi kami kecuali kematian pertama yang telah kami alami di dunia."
- وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ — "Dan kami sekali-kali tidak akan diazab."
Tafsir:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabadikan perkataan para penghuni surga yang sedang menikmati kenikmatan abadi di dalam taman-taman surga. Mereka berkata dengan penuh kegembiraan dan rasa syukur: "Tidak ada kematian bagi kami kecuali kematian pertama yang telah kami alami ketika di dunia dahulu. Dan kami sekali-kali tidak akan diazab setelah kami masuk ke dalam surga."
Ucapan ini merupakan ungkapan kebahagiaan yang memuncak dari hati orang-orang beriman ketika mereka menyaksikan betapa besar karunia Allah yang telah dilimpahkan kepada mereka. Mereka menyadari bahwa kematian yang mereka takuti dahulu hanyalah sekali saja, dan setelah itu mereka hidup kekal dalam kenikmatan yang tiada tara. Mereka juga menyadari bahwa azab yang mereka khawatirkan tidak akan pernah menimpa mereka, karena Allah telah mengampuni dosa-dosa mereka dan menerima amal baik mereka.
Ayat ini juga menggambarkan suasana percakapan di surga, di mana seorang mukmin yang baru saja menyaksikan azab yang menimpa temannya di neraka, kembali kepada saudara-saudaranya di surga seraya berkata dengan penuh keheranan dan kebahagiaan: "Apakah benar kita tidak akan mati lagi? Apakah benar kita tidak akan diazab?" Maka mereka semua berseru dengan satu suara penuh keyakinan: "Sungguh, inilah kemenangan yang agung!"
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita bahwa kehidupan dunia hanyalah persinggahan sementara. Kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan pintu menuju kehidupan yang kekal. Maka betapa beruntungnya orang yang menjadikan dunia sebagai ladang akhirat, yang beramal saleh dan bertakwa kepada Allah, karena ia akan merasakan kebahagiaan yang tiada bandingnya di surga kelak.
Renungkanlah, saudaraku! Ketika para penghuni surga berkata "kami tidak akan diazab," itu adalah buah dari kesabaran mereka dalam menaati Allah di dunia. Mereka bersabar dalam menjalankan shalat, bersabar dalam menahan diri dari maksiat, bersabar dalam menghadapi cobaan hidup. Maka Allah pun membalas mereka dengan kenikmatan yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita. Sesungguhnya surga itu nyata, dan azab itu nyata. Maka beruntunglah orang yang berjuang untuk meraih surga, dan celakalah orang yang lalai hingga terjerumus dalam azab. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memasukkan kita semua ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang berbahagia, yang akan berkata di surga kelak: "Sungguh, ini adalah kemenangan yang agung!" Aamiin ya Rabbal 'alamin.
📜 Ayat 57-61 — As-Saffat
Terjemah — As-Saffat 59
Surat As-Saffat Ayat 59 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : melainkan hanya kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan…Surat Ayat 59/182 — As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Saffat Dengarkan, As-Saffat Terjemah, As-Saffat mp3, As-Saffat pdf. Ayat 57–61. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








