Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Lākilūna (لَآكِلُونَ): pasti akan memakan.
- Famāli'ūna (فَمَالِئُونَ): lalu akan memenuhi.
- Al-Buṭūn (الْبُطُونَ): perut-perut mereka.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, bayangkanlah sebuah pohon yang tumbuh dari dasar neraka Jahim, buahnya sangat buruk rupanya, bagaikan kepala-kepala setan yang menakutkan. Itulah pohon zaqqum yang Allah jadikan sebagai makanan bagi para pendurhaka. Sungguh, karena sangat laparnya mereka—lapar yang tidak pernah terbayangkan—mereka tetap akan memakan buah yang pahit dan menjijikkan itu, meskipun bentuknya mengerikan dan rasanya tidak tertahankan. Mereka akan terus memakannya hingga perut-perut mereka penuh sesak, tidak ada ruang lagi untuk tambahan sedikit pun. Ini semua terjadi karena dahsyatnya azab yang mereka alami; mereka tidak punya pilihan lain selain memakan makanan yang hina itu untuk meredakan kelaparan yang menyiksa.
Renungkanlah, betapa Allah menggambarkan keadaan mereka dengan jelas agar kita yang masih hidup di dunia ini dapat mengambil pelajaran. Mereka yang dahulu di dunia selalu mengejar kenikmatan dan memenuhi perut dengan makanan yang lezat-lezat, kini di akhirat justru dipaksa memenuhi perut mereka dengan makanan yang paling buruk dan menjijikkan. Ini adalah balasan yang setimpal bagi mereka yang ingkar dan sombong di hadapan Allah.
Setelah memenuhi perut dengan buah zaqqum yang pahit itu, mereka kemudian akan meminum air yang mendidih dan bercampur dengan nanah, sebagaimana disebutkan dalam ayat-ayat berikutnya. Lalu setelah itu, tempat kembali mereka adalah ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Sungguh, siksaan yang berlapis-lapis dan tiada henti.
Maka wahai hamba Allah, marilah kita jadikan ayat ini sebagai peringatan yang menggugah hati. Janganlah kita tergoda oleh kenikmatan dunia yang sementara, karena sesungguhnya kehidupan akhirat adalah kehidupan yang kekal. Allah Yang Maha Pengasih telah memberikan kita akal dan petunjuk melalui Al-Qur'an agar kita selamat dari azab yang pedih ini. Marilah kita perbanyak taubat, perbaiki amal, dan berlindung kepada Allah dari siksa neraka. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan. Semoga Allah menjauhkan kita semua dari makanan yang buruk itu dan memberikan kita kenikmatan yang kekal di surga-Nya yang penuh dengan makanan-makanan yang lezat dan tidak pernah habis. Aamiin.
📜 Ayat 64-68 — As-Saffat
Terjemah — As-Saffat 66
Surat As-Saffat Ayat 66 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu,…Surat Ayat 66/182 — As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Saffat Dengarkan, As-Saffat Terjemah, As-Saffat mp3, As-Saffat pdf. Ayat 64–68. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








