Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Tsumma (ثُمَّ): kemudian, menunjukkan urutan setelah peristiwa sebelumnya (kematian).
- Takhtashimūn (تَخْتَصِمُونَ): kalian saling bertengkar, berselisih, dan saling menuntut di hadapan hakim.
Tafsir Ayat:
Wahai sekalian manusia, ketahuilah bahwa setelah kalian melalui kehidupan dunia yang fana ini, dan setelah kematian menjemput kalian satu per satu, maka akan tiba saatnya kalian dibangkitkan dari kubur. Pada hari kiamat itu, kalian semua akan dikumpulkan di hadapan Rabb kalian, Tuhan Yang Maha Adil lagi Maha Mengetahui. Di tempat itulah kalian akan saling bersengketa dan bertengkar—orang yang terzalimi akan menuntut orang yang menzaliminya, orang yang benar akan menuntut orang yang batil, dan setiap orang akan memperlihatkan segala perselisihan yang terjadi di dunia. Tidak ada satu pun perkara yang tersembunyi dari Allah, dan tidak ada satu pun kezaliman yang luput dari pembalasan-Nya. Allah akan menghakimi kalian dengan keadilan yang sempurna dan keadilan yang mutlak, sehingga jelaslah siapa yang benar dan siapa yang salah, siapa yang zalim dan siapa yang terzalimi.
Ayat ini datang setelah firman Allah yang menyatakan bahwa Rasulullah ﷺ juga akan mati sebagaimana manusia lainnya. Maka janganlah kalian mengira bahwa kematian adalah akhir dari segalanya. Sungguh, setelah kematian ada hari pembalasan, di mana setiap perkara akan diadili oleh Dzat Yang Maha Adil. Tidak ada seorang pun yang luput dari hisab, dan tidak ada satu perbuatan pun yang sia-sia di sisi-Nya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku seiman, ayat ini mengingatkan kita bahwa kehidupan dunia ini hanyalah persinggahan sementara. Segala pertikaian, perselisihan, dan kezaliman yang terjadi di dunia tidak akan dibiarkan begitu saja. Ada hari di mana semua akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Yang Maha Adil. Maka berbahagialah orang yang selalu berbuat baik, menjauhi kezaliman, dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Janganlah sekali-kali kita menzalimi orang lain, karena pada hari kiamat nanti, orang yang terzalimi akan menuntut haknya di hadapan Allah. Sebaliknya, jika kita dizalimi, bersabarlah dan serahkan urusan kepada Allah, karena Dialah sebaik-baiknya hakim. Marilah kita perbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk perselisihan yang tidak bermanfaat, agar kelak kita termasuk golongan yang selamat dan mendapatkan keputusan yang baik di sisi Rabb kita. Sungguh, keadilan Allah pasti datang, dan tidak ada yang lebih adil daripada Allah dalam memutuskan segala perkara.
📜 Ayat 29-33 — Az-Zumar
Terjemah — Az-Zumar 31
Surat Az-Zumar Ayat 31 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kemudian sesungguhnya kamu pada hari kiamat akan berbantah-bantah di hadapan…Surat Ayat 31/75 — Az-Zumar الزمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zumar Dengarkan, Az-Zumar Terjemah, Az-Zumar mp3, Az-Zumar pdf. Ayat 29–33. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








