Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- اسْتَجِيبُوا : Penuhilah seruan, patuhilah dengan segera.
- لَا مَرَدَّ لَهُ : Tidak ada yang mampu menolak atau mencegahnya.
- مَلْجَإٍ : Tempat berlindung atau perlindungan.
- نَكِيرٍ : Pengingkaran, yaitu upaya untuk menyangkal atau mengelak dari dosa-dosa yang telah diperbuat.
Tafsir Ayat:
Wahai sekalian manusia, khususnya orang-orang yang masih bergelimang dalam kekufuran dan kemaksiatan, bersegeralah memenuhi seruan Allah dengan beriman dan taat kepada-Nya. Janganlah menunda-nunda kebaikan, karena penundaan itu adalah tipu daya setan yang akan menyesatkan kalian. Sambutlah dakwah Rasulullah ﷺ yang mengajak kalian kepada tauhid dan ketaatan, sebelum datang hari kiamat yang telah dijanjikan Allah. Hari itu pasti datang dan tidak ada seorang pun yang mampu menolak atau menghalanginya, baik dari kalangan malaikat, nabi, maupun makhluk lainnya.
Pada hari yang dahsyat itu, kalian tidak akan memiliki tempat berlindung yang dapat menyelamatkan kalian dari azab Allah, dan tidak ada satu pun yang dapat menjadi perisai bagi kalian. Kalian pun tidak akan mampu mengingkari dosa-dosa yang telah kalian perbuat di dunia, karena pada saat itu seluruh anggota tubuh kalian akan menjadi saksi, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Kalian akan berada dalam keadaan lemah dan tunduk, mengakui segala kesalahan yang pernah dilakukan.
Ayat ini juga mengandung pelajaran berharga tentang bahaya menunda-nunda amal kebaikan. Setiap kali seorang hamba dihadapkan pada kesempatan berbuat baik, ia harus segera melakukannya, karena penundaan itu membawa banyak keburukan: bisa jadi ajal menjemput sebelum sempat beramal, atau hati menjadi keras dan lalai, atau berbagai rintangan menghadang di kemudian hari.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku, betapa indahnya seruan Allah ini! Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang masih memberikan kesempatan kepada kita untuk kembali kepada-Nya sebelum datang hari yang tidak ada penundaan baginya. Pintu taubat masih terbuka, rahmat-Nya masih mengalir, dan ampunan-Nya masih menanti. Janganlah kita menjadi hamba yang menyesal di kemudian hari, ketika semua kesempatan telah sirna dan tidak ada lagi jalan untuk memperbaiki diri.
Marilah kita jadikan setiap detik kehidupan ini sebagai ladang amal. Bersegeralah dalam ketaatan, jauhi larangan-Nya, dan perbanyaklah istighfar. Sesungguhnya Allah mencintai hamba-Nya yang bersegera dalam kebaikan dan tidak menunda-nunda. Ingatlah bahwa kehidupan dunia ini hanyalah persinggahan sementara, sedangkan akhirat adalah tempat kembali yang kekal. Maka, beruntunglah orang yang mempersiapkan bekal terbaik untuk hari esok yang pasti datang. Semoga Allah memudahkan kita semua untuk selalu istiqamah di jalan-Nya dan menjauhkan kita dari sikap menunda-nunda dalam ketaatan. Aamiin.
📜 Ayat 45-49 — Asy-Syura
Terjemah — Asy-Syura 47
Surat Asy-Syura Ayat 47 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Patuhilah seruan Tuhanmu sebelum datang dari Allah suatu hari yang…Surat Ayat 47/53 — Asy-Syura الشورى (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syura Dengarkan, Asy-Syura Terjemah, Asy-Syura mp3, Asy-Syura pdf. Ayat 45–49. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








