Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أَوْ يُزَوِّجُهُمْ (atau Dia menjadikan mereka berpasangan): Maksudnya, Allah menggabungkan bagi seseorang antara anak laki-laki dan anak perempuan sekaligus.
- ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا (laki-laki dan perempuan): Yakni anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan.
- عَقِيمًا (mandul): Yaitu tidak memiliki keturunan sama sekali, baik laki-laki maupun perempuan.
Tafsir Ayat:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala menjelaskan kekuasaan-Nya yang mutlak dalam mengatur keturunan bagi hamba-hamba-Nya. Setelah pada ayat sebelumnya Allah menyebutkan bahwa Dia memberikan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki, maka pada ayat ini Allah menyebutkan keadaan ketiga dan keempat.
Allah Ta'ala berfirman: "Atau Dia menjadikan mereka berpasangan laki-laki dan perempuan" — yaitu Allah mengaruniakan kepada sebagian hamba-Nya karunia yang sempurna berupa anak laki-laki dan anak perempuan sekaligus dalam satu keluarga. Ini adalah nikmat yang sangat agung, di mana seseorang dikaruniai keturunan dari kedua jenis kelamin.
Kemudian Allah berfirman: "Dan Dia menjadikan siapa yang Dia kehendaki mandul" — yaitu Allah menutup rahim sebagian hamba-Nya sehingga tidak memiliki keturunan sama sekali. Ini semua adalah ketetapan Allah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
Allah menutup ayat ini dengan firman-Nya: "Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa" — yakni Allah Maha Mengetahui apa yang Dia ciptakan, Maha Mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya, apa yang maslahat bagi mereka, dan Maha Kuasa untuk menciptakan apa yang Dia kehendaki. Tidak ada sesuatu pun yang melemahkan-Nya, dan tidak ada yang sulit bagi-Nya.
Renungan dan Hikmah:
Saudaraku kaum muslimin, perhatikanlah betapa sempurnanya kekuasaan Allah dan betapa luasnya ilmu-Nya! Dialah yang mengatur urusan keturunan seluruh makhluk-Nya dengan hikmah yang sempurna. Ada yang dikaruniai anak perempuan saja, ada yang dikaruniai anak laki-laki saja, ada yang dikaruniai keduanya, dan ada pula yang tidak dikaruniai keturunan sama sekali.
Semua ini hendaknya menjadikan kita semakin dekat kepada Allah, semakin bersyukur atas nikmat yang diberikan, dan semakin sabar serta ridha terhadap ketetapan-Nya. Ingatlah bahwa setiap ketetapan Allah pasti mengandung hikmah yang agung, meskipun terkadang akal kita tidak mampu menjangkaunya.
Bagi yang dikaruniai anak, hendaknya bersyukur dan mendidik anak-anaknya dengan baik, karena anak adalah amanah yang akan dimintai pertanggungjawaban. Bagi yang belum dikaruniai keturunan, hendaknya bersabar, berdoa, dan tetap berprasangka baik kepada Allah, karena Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Banyak di antara para nabi dan orang-orang saleh yang diuji dengan hal ini, namun mereka tetap teguh dalam keimanan dan ketaatan.
Mari kita renungkan firman Allah ini dengan penuh keimanan, agar hati kita semakin tenang dan yakin bahwa segala sesuatu berada di tangan Allah semata. Tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Allah berikan, dan tidak ada yang dapat memberikan apa yang Allah halangi. Sungguh, Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa atas segala sesuatu.
📜 Ayat 48-52 — Asy-Syura
Terjemah — Asy-Syura 50
Surat Asy-Syura Ayat 50 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa)…Surat Ayat 50/53 — Asy-Syura الشورى (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syura Dengarkan, Asy-Syura Terjemah, Asy-Syura mp3, Asy-Syura pdf. Ayat 48–52. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








