Al-Maidah · 102/120
Terjemah Transliterasi — Al-Maidah
قَدْ سَأَلَهَا قَوْمٌ مِّن قَبْلِكُمْ ثُمَّ أَصْبَحُوا بِهَا كَافِرِينَ ۝١٠٢
Qad sa alahaa qawmum min qablikum summa asbahoo bihaa kaafireen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Sesungguhnya telah ada segolongsn manusia sebelum kamu menanyakan hal-hal yang serupa itu (kepada Nabi mereka), kemudian mereka tidak percaya kepadanya.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • قَدْ سَأَلَهَا (Sungguh telah menanyakannya): Maksudnya, telah menanyakan hal-hal semacam itu.
  • قَوْمٌ مِنْ قَبْلِكُمْ (suatu kaum sebelum kalian): Yakni umat-umat terdahulu yang menanyakan hal-hal yang tidak wajib kepada para nabi mereka.
  • ثُمَّ أَصْبَحُوا بِهَا كَافِرِينَ (kemudian mereka menjadi kafir karenanya): Yaitu setelah diwajibkan atas mereka, mereka mengingkarinya dan tidak mau melaksanakannya.

Tafsir Ayat:

Wahai kaum mukminin, ketahuilah bahwa pertanyaan-pertanyaan yang kalian ajukan kepada Rasulullah ﷺ tentang hal-hal yang tidak diwajibkan — seperti menanyakan hukum-hukum yang belum diturunkan atau hal-hal yang sengaja tidak disebutkan karena kasih sayang Allah kepada kalian — sesungguhnya telah dilakukan juga oleh umat-umat sebelum kalian. Mereka bertanya kepada para nabi mereka tentang hal-hal yang tidak diwajibkan, lalu ketika Allah mewajibkannya atas mereka karena pertanyaan mereka itu, mereka justru enggan melaksanakannya dan mengingkarinya. Maka jadilah mereka kafir karena perbuatan mereka sendiri.

Contohnya adalah kaum Tsamud yang meminta mukjizat unta betina kepada Nabi Shalih, lalu ketika unta itu datang sebagai ujian, mereka justru membunuhnya dan akhirnya dibinasakan oleh Allah. Demikian pula pengikut Nabi Isa yang meminta diturunkannya hidangan dari langit, lalu setelah diturunkan, sebagian dari mereka mengingkarinya dan menjadi kafir.

Maka janganlah kalian meniru perbuatan mereka. Janganlah kalian banyak bertanya tentang hal-hal yang tidak diwajibkan, karena hal itu bisa menjadi sebab turunnya kewajiban yang memberatkan kalian, dan jika kalian tidak melaksanakannya, kalian akan celaka seperti mereka.


Pelajaran dan Nasihat:

Saudaraku seiman, ayat ini mengajarkan kita sebuah adab yang sangat indah dalam beragama: hendaknya kita bersyukur atas apa yang telah Allah syariatkan tanpa banyak bertanya tentang hal-hal yang tidak perlu. Rasulullah ﷺ bersabda: *"Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kewajiban-kewajiban, maka janganlah kalian menyia-nyiakannya; dan Dia telah memberikan batasan-batasan, maka janganlah kalian melanggarnya; dan Dia telah mengharamkan hal-hal, maka janganlah kalian melanggarnya; dan Dia telah diam tentang sebagian hal sebagai rahmat bagi kalian tanpa lupa, maka janganlah kalian bertanya-tanya tentangnya."*

Betapa indahnya Islam yang memudahkan umatnya! Allah tidak membebani kita dengan hal-hal yang memberatkan. Maka marilah kita menjadi hamba yang taat dan bersyukur, yang menerima perintah Allah dengan lapang dada, dan menjauhi sikap banyak bertanya yang justru bisa mendatangkan kesulitan bagi diri kita sendiri.

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya, dan syariat-Nya adalah rahmat yang sempurna. Maka berpegangteguhlah pada Al-Qur'an dan Sunnah, dan janganlah kalian mengada-adakan hal-hal baru dalam agama yang tidak diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa dan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 100-104 — Al-Maidah

100قُل لَّا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ ۚ فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan".
101يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَسْأَلُوا عَنْ أَشْيَاءَ إِن تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْ وَإِن تَسْأَلُوا عَنْهَا حِينَ يُنَزَّلُ الْقُرْآنُ تُبْدَ لَكُمْ عَفَا اللَّهُ عَنْهَا ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ حَلِيمٌ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu akan menyusahkan kamu dan jika kamu menanyakan di waktu Al Quran itu diturunkan, niscaya akan diterangkan kepadamu, Allah memaafkan (kamu) tentang hal-hal itu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.
102قَدْ سَأَلَهَا قَوْمٌ مِّن قَبْلِكُمْ ثُمَّ أَصْبَحُوا بِهَا كَافِرِينَ
Sesungguhnya telah ada segolongsn manusia sebelum kamu menanyakan hal-hal yang serupa itu (kepada Nabi mereka), kemudian mereka tidak percaya kepadanya.
103مَا جَعَلَ اللَّهُ مِن بَحِيرَةٍ وَلَا سَائِبَةٍ وَلَا وَصِيلَةٍ وَلَا حَامٍ ۙ وَلَٰكِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ ۖ وَأَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ
Allah sekali-kali tidak pernah mensyari'atkan adanya bahiirah, saaibah, washiilah dan haam. Akan tetapi orang-orang kafir membuat-buat kedustaan terhadap Allah, dan kebanyakan mereka tidak mengerti.
104وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا إِلَىٰ مَا أَنزَلَ اللَّهُ وَإِلَى الرَّسُولِ قَالُوا حَسْبُنَا مَا وَجَدْنَا عَلَيْهِ آبَاءَنَا ۚ أَوَلَوْ كَانَ آبَاؤُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ شَيْئًا وَلَا يَهْتَدُونَ
Apabila dikatakan kepada mereka: "Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul". Mereka menjawab: "Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya". Dan apakah mereka itu akan mengikuti nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?.
Al-MaidahIndeks Quran
120Ayat
MadaniyahRevelation
102Ayat

Terjemah — Al-Maidah 102

Surat Al-Maidah Ayat 102 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya telah ada segolongsn manusia sebelum kamu menanyakan hal-hal yang…

Surat Ayat 102/120 — Al-Maidah المائدة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Maidah Dengarkan, Al-Maidah Terjemah, Al-Maidah mp3, Al-Maidah pdf. Ayat 100–104. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu