An-Najm · 14/62
Terjemah Transliterasi — An-Najm
عِندَ سِدْرَةِ الْمُنتَهَىٰ ۝١٤
Inda sidratil muntaha
📖 Arti Bahasa Indonesia
(yaitu) di Sidratil Muntaha.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Sidratul Muntaha: Pohon sidrah (bidara) yang sangat besar dan mulia, terletak di langit ketujuh. Dinamakan *al-Muntaha* (tempat berakhir) karena segala sesuatu yang naik dari bumi dan turun dari atas akan berakhir di sana.

Tafsir Ayat:

Ayat yang mulia ini menggambarkan salah satu peristiwa agung dalam perjalanan suci Isra' Mi'raj Nabi Muhammad ﷺ. Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitahukan bahwa Nabi-Nya yang tercinta melihat Malaikat Jibril ‘alaihis salam dalam wujud aslinya yang agung untuk kedua kalinya, yaitu di sisi Sidratul Muntaha.

Pohon ini adalah pohon bidrah yang sangat besar, berada di langit ketujuh, dan menjadi batas akhir pengetahuan seluruh makhluk. Tidak ada seorang pun yang mampu melampauinya, baik malaikat maupun manusia, kecuali Rasulullah ﷺ yang dimuliakan Allah dengan izin khusus. Di sanalah segala urusan yang naik dari bumi dan yang turun dari langit berakhir.

Di dekat pohon yang mulia itu terdapat Jannatul Ma'wa (surga tempat tinggal) yang dijanjikan kepada orang-orang bertakwa. Ketika itu, pohon sidrah diliputi oleh sesuatu yang sangat agung dari perintah Allah, yang tidak seorang pun mampu menggambarkan keindahan dan keagungannya. Para ulama menyebutkan bahwa yang menyelimuti pohon itu adalah cahaya-cahaya kebesaran Allah dan para malaikat yang berdesakan, sehingga tidak ada seorang pun yang mampu mengetahui hakikatnya kecuali Allah semata.

Dalam keadaan yang luar biasa dahsyatnya itu, Rasulullah ﷺ tetap teguh dan tenang. Pandangan beliau tidak berpaling ke kanan atau ke kiri, dan tidak pula melampaui apa yang diperintahkan untuk dilihat. Ini menunjukkan keteguhan hati, kesempurnaan adab, dan ketaatan mutlak beliau kepada Allah dalam setiap keadaan.

Pada malam yang penuh berkah itu, beliau menyaksikan sebagian tanda-tanda kebesaran Allah yang paling agung: keindahan surga, dahsyatnya neraka, dan berbagai keajaiban alam malakut yang belum pernah dilihat oleh mata manusia mana pun. Semua itu menjadi bukti nyata atas kebenaran risalah beliau dan keagungan kekuasaan Allah.


Hikmah dan Pelajaran:

Saudaraku yang dirahmati Allah, peristiwa agung ini mengajarkan kita bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Jika Allah mampu mengangkat hamba-Nya melewati lapisan langit hingga mencapai tempat yang tidak pernah dicapai makhluk mana pun, maka yakinlah bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Kisah ini juga menumbuhkan kecintaan kita kepada Rasulullah ﷺ, manusia pilihan yang mendapat kemuliaan luar biasa dari Rabb-nya. Maka sudah sepantasnya kita mengikuti sunnah beliau, mencintai beliau melebihi cinta kita kepada diri sendiri, dan menjadikan beliau sebagai teladan dalam setiap langkah kehidupan.

Mari kita perbanyak shalawat kepada beliau, karena Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Semoga dengan kecintaan dan keteladanan kita kepada beliau, kita termasuk umat yang akan bersama beliau di surga kelak, di dekat Sidratul Muntaha yang penuh kemuliaan itu. Aamiin ya Rabbal 'alamin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 12-16 — An-Najm

12أَفَتُمَارُونَهُ عَلَىٰ مَا يَرَىٰ
Maka apakah kaum (musyrik Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya?
13وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَىٰ
Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,
14عِندَ سِدْرَةِ الْمُنتَهَىٰ
(yaitu) di Sidratil Muntaha.
15عِندَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَىٰ
Di dekatnya ada surga tempat tinggal,
16إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَىٰ
(Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya.
An-NajmIndeks Quran
62Ayat
MakkiyahRevelation
14Ayat

Terjemah — An-Najm 14

Surat An-Najm Ayat 14 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (yaitu) di Sidratil Muntaha.

Surat Ayat 14/62 — An-Najm النجم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Najm Dengarkan, An-Najm Terjemah, An-Najm mp3, An-Najm pdf. Ayat 12–16. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu