Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- فَأَعْرِضْ : Berpalinglah dan jangan hiraukan.
- تَوَلَّى : Berpaling dan menjauh.
- ذِكْرِنَا : Peringatan Kami, yaitu Al-Qur'an.
- وَلَمْ يُرِدْ : Dan tidak menghendaki.
- إِلَّا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا : Kecuali kehidupan dunia semata.
Tafsir:
Wahai Rasulullah, berpalinglah dari orang-orang yang membelakangi Al-Qur'an dan tidak mau menerima peringatan Allah, serta tidak memiliki keinginan sedikit pun kecuali hanya untuk kesenangan duniawi. Mereka tidak memikirkan akhirat, tidak beramal untuknya, dan tidak pula mengimani hari pembalasan. Mereka menjadikan dunia sebagai tujuan tertinggi dan batas akhir dari segala cita-cita mereka.
Allah memerintahkan Nabi-Nya untuk tidak bersedih dan tidak memaksakan diri menghadapi mereka yang memang telah memilih jalan kesesatan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui siapa yang menyimpang dari jalan petunjuk dan siapa yang berjalan di atas jalan keimanan. Allah akan membalas masing-masing sesuai dengan amal perbuatannya.
Dalam ayat ini terdapat peringatan yang sangat keras bagi orang-orang yang berpaling dari Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah ﷺ, yang lebih mengutamakan hawa nafsu dan keuntungan duniawi dibandingkan kebahagiaan akhirat. Mereka telah menjadikan dunia sebagai satu-satunya orientasi hidup, sehingga mereka tidak pernah merasa cukup dan terus-menerus tenggelam dalam urusan dunia yang fana.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: janganlah kita menjadi hamba dunia yang hanya mengejar kesenangan sesaat. Dunia ini hanyalah persinggahan sementara, sedangkan akhirat adalah kampung kekal yang abadi. Orang yang hanya menginginkan dunia akan kecewa di akhirat kelak, karena ia tidak menyiapkan bekal untuk kehidupan yang sesungguhnya.
Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup kita, bukan sekadar bacaan yang kita lantunkan tanpa penghayatan. Renungkanlah maknanya, amalkanlah ajarannya, dan jadikanlah ia sebagai cahaya yang menerangi jalan hidup kita menuju ridha Allah. Ingatlah bahwa kebahagiaan sejati bukan terletak pada banyaknya harta atau tingginya pangkat, melainkan pada ketenangan hati yang lahir dari keimanan dan kedekatan kepada Allah.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mencintai Al-Qur'an, mengamalkannya, dan menjadikannya sebagai bekal menuju surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.
📜 Ayat 27-31 — An-Najm
Terjemah — An-Najm 29
Surat An-Najm Ayat 29 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari orang yang berpaling dari peringatan…Surat Ayat 29/62 — An-Najm النجم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Najm Dengarkan, An-Najm Terjemah, An-Najm mp3, An-Najm pdf. Ayat 27–31. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








