Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- وَهُوَ: kata ganti yang merujuk kepada Jibril ‘alaihis salam.
- بِالْأُفُقِ الْأَعْلَى: di ufuk yang paling tinggi, yaitu tempat terbitnya matahari di langit dunia.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menggambarkan salah satu momen agung dalam perjalanan wahyu, yaitu ketika Malaikat Jibril ‘alaihis salam menampakkan diri kepada Nabi Muhammad ﷺ dalam wujud aslinya yang agung. Allah Ta’ala berfirman: *"Dan sesungguhnya dia (Jibril) itu telah melihatnya (Muhammad) di ufuk yang paling tinggi."*
Maksudnya, Jibril ‘alaihis salam —yang memiliki kekuatan yang sangat besar dan rupa yang sangat indah— telah menampakkan wujud aslinya kepada Rasulullah ﷺ di ufuk yang paling tinggi, yaitu di langit dunia, tepatnya di arah timur saat matahari terbit. Pemandangan ini merupakan salah satu bukti kebesaran Allah dan kemuliaan Nabi-Nya, di mana seorang makhluk paling agung dari kalangan malaikat memperlihatkan dirinya dengan izin Allah kepada manusia paling mulia di alam semesta.
Kemudian setelah itu, Jibril mendekat kepada Rasulullah ﷺ, lalu semakin dekat lagi, sehingga jaraknya sekitar dua busur panah atau bahkan lebih dekat lagi. Pada saat itulah Allah mewahyukan kepada hamba-Nya Muhammad ﷺ apa yang Dia kehendaki melalui perantaraan Jibril. Dan hati Rasulullah ﷺ tidak mendustakan apa yang dilihat oleh matanya — beliau benar-benar menyaksikan dengan mata kepala sendiri, dan hatinya membenarkan sepenuhnya tanpa ada keraguan sedikit pun.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, peristiwa ini mengajarkan kita tentang kedudukan wahyu yang sangat agung dan kejujuran Nabi ﷺ dalam menyampaikan risalah. Jika Malaikat Jibril saja menampakkan diri dalam bentuk yang penuh keagungan di ufuk tertinggi, maka betapa mulianya risalah yang dibawanya! Dan betapa besar kasih sayang Allah kepada umat ini, sehingga Dia menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup yang sempurna.
Maka, mari kita renungkan: setiap kali kita membaca Al-Qur’an, kita sedang berhadapan dengan wahyu yang pernah disaksikan oleh langit dan bumi. Setiap hurufnya adalah cahaya, setiap ayatnya adalah rahmat. Sungguh beruntung orang yang menjadikan Al-Qur’an sebagai teman hidupnya, karena ia sedang berjalan di atas cahaya yang sama yang pernah menerangi perjalanan Nabi ﷺ di ufuk yang paling tinggi.
Jangan biarkan hati kita lalai dari kitab yang agung ini. Bacalah, renungkanlah, dan amalkanlah. Karena di dalamnya terdapat kebahagiaan dunia dan akhirat. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mencintai Al-Qur’an dan dicintai oleh-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 5-9 — An-Najm
Terjemah — An-Najm 7
Surat An-Najm Ayat 7 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : sedang dia berada di ufuk yang tinggi.Surat Ayat 7/62 — An-Najm النجم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Najm Dengarkan, An-Najm Terjemah, An-Najm mp3, An-Najm pdf. Ayat 5–9. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








