Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Qaddarnā: Kami telah menetapkan, menentukan, dan mengatur dengan ukuran serta ketentuan yang pasti.
- Al-Maut: Kematian, yaitu berakhirnya kehidupan duniawi dan berpindahnya ruh dari jasad.
- Bi Masbūqīn: Orang-orang yang didahului atau dikalahkan, yakni tidak mampu melaksanakan kehendak-Nya atau terlepas dari kehendak Allah.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia, renungkanlah! Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan bahwa Dialah yang telah menetapkan kematian di antara kalian. Setiap jiwa yang hidup pasti akan merasakan kematian, dan setiap insan telah ditentukan ajalnya masing-masing—tidak ada yang bisa memajukannya ataupun mengundurkannya. Ini adalah ketetapan yang pasti dan mutlak dari Allah Yang Maha Bijaksana.
Kemudian Allah menegaskan: "Dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan" atau "tidak akan didahului". Maknanya, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada satu kekuatan pun di alam semesta ini yang mampu menghalangi atau menggagalkan ketetapan-Nya. Kematian yang Dia tetapkan pasti terjadi, dan tidak ada yang bisa lari darinya.
Ayat ini juga mengandung isyarat yang sangat agung: jika Allah mampu mematikan kalian, maka Dia juga Maha Kuasa untuk menghidupkan kalian kembali setelah kematian. Dia yang telah menciptakan kalian dari tiada, tentu mampu mengembalikan kalian pada hari kebangkitan dengan bentuk dan keadaan yang baru yang tidak kalian ketahui. Ini adalah bukti nyata tentang kekuasaan Allah yang tidak terbatas, sekaligus jawaban tegas bagi mereka yang mengingkari hari kebangkitan.
Saudaraku, ayat ini mengajak kita untuk merenungkan hakikat kehidupan. Kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan pintu menuju kehidupan yang kekal. Ketika kita menyadari bahwa ajal telah ditentukan dan tidak ada yang bisa menghindar darinya, maka kita akan semakin bijak dalam memanfaatkan waktu yang ada. Kita akan berlomba-lomba dalam kebaikan, mempersiapkan bekal untuk perjalanan panjang menuju akhirat, dan tidak terlena dengan gemerlap dunia yang sementara ini.
Marilah kita jadikan kesadaran akan kematian ini sebagai pendorong untuk semakin dekat kepada Allah, memperbanyak amal saleh, dan memperbaiki hubungan dengan sesama. Sungguh, orang yang paling cerdas adalah yang senantiasa mengingat kematian dan mempersiapkan diri untuk menghadapinya dengan sebaik-baik persiapan. Semoga Allah memudahkan kita semua untuk meraih husnul khatimah dan ditempatkan di surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.
📜 Ayat 58-62 — Al-Waqi'ah
Terjemah — Al-Waqi'ah 60
Surat Al-Waqi'ah Ayat 60 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-sekali…Surat Ayat 60/96 — Al-Waqi'ah الواقعة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Waqi'ah Dengarkan, Al-Waqi'ah Terjemah, Al-Waqi'ah mp3, Al-Waqi'ah pdf. Ayat 58–62. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








