Al-Waqi'ah · 89/96
Terjemah Transliterasi — Al-Waqi'ah
فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّتُ نَعِيمٍ ۝٨٩
Farawhunw wa raihaa nunw wa jannatu na`eem
📖 Arti Bahasa Indonesia
maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta jannah kenikmatan.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • فَرَوْحٌ (fa rauhun): Rahimat (kasih sayang) yang luas, atau rahmat, dan ada pula yang menafsirkan sebagai istirahat dan ketenangan dari segala kepayahan.
  • وَرَيْحَانٌ (wa raihaanun): Rezeki yang baik lagi thayyib, atau ketenteraman hati dan kebahagiaan jiwa.
  • وَجَنَّتُ نَعِيمٍ (wa jannatu na'iim): Surga yang penuh kenikmatan yang abadi.

Tafsir Ayat:

Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat yang mulia ini berbicara tentang keadaan orang-orang yang termasuk golongan *muqarrabun* (orang-orang yang didekatkan kepada Allah) ketika mereka meninggal dunia. Allah Ta'ala berfirman: *"Maka baginya roh (rahmat), rezeki yang baik, dan surga yang penuh kenikmatan."*

Maknanya, bagi mereka yang telah berjuang sepanjang hayatnya untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka saat ajal menjemput, mereka tidak akan merasakan kesedihan atau ketakutan. Sebaliknya, mereka akan disambut dengan rahmat yang luas dari Allah, yang meliputi mereka dari segala penjuru. Mereka juga akan memperoleh ketenangan hati dan kebahagiaan jiwa yang tiada tara, serta rezeki yang baik yang Allah siapkan khusus untuk mereka.

Kemudian, setelah itu, mereka akan memasuki surga yang penuh kenikmatan (*jannatu na'iim*), yaitu tempat tinggal yang abadi, di dalamnya terdapat segala yang diinginkan oleh hati dan yang menyenangkan pandangan mata. Di sana tidak ada lagi rasa lelah, tidak ada kesedihan, dan tidak ada kesusahan. Semuanya adalah kebahagiaan yang sempurna dan kenikmatan yang tiada putus.


Sentuhan Dakwah:

Saudaraku, bayangkanlah betapa indahnya akhir perjalanan seorang hamba yang selalu berusaha dekat dengan Allah. Ketika dunia dan seisinya ditinggalkan, ia justru mendapatkan sesuatu yang jauh lebih baik: rahmat, ketenangan, dan surga yang penuh kenikmatan. Inilah janji Allah yang tidak pernah meleset.

Maka, marilah kita senantiasa memperbaiki diri, memperbanyak amal shalih, dan mendekatkan diri kepada Allah dalam setiap keadaan. Karena sesungguhnya, kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan pintu menuju kehidupan yang kekal. Dan bagi mereka yang beriman dan beramal shalih, kematian adalah awal dari kebahagiaan yang tiada berkesudahan. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan *muqarrabun* yang akan menerima rahmat, rezeki yang baik, dan surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 87-91 — Al-Waqi'ah

87تَرْجِعُونَهَا إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ
Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?
88فَأَمَّا إِن كَانَ مِنَ الْمُقَرَّبِينَ
adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),
89فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّتُ نَعِيمٍ
maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta jannah kenikmatan.
90وَأَمَّا إِن كَانَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ
Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,
91فَسَلَامٌ لَّكَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ
maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan.
Al-Waqi'ahIndeks Quran
96Ayat
MakkiyahRevelation
89Ayat

Terjemah — Al-Waqi'ah 89

Surat Al-Waqi'ah Ayat 89 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta jannah kenikmatan.

Surat Ayat 89/96 — Al-Waqi'ah الواقعة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Waqi'ah Dengarkan, Al-Waqi'ah Terjemah, Al-Waqi'ah mp3, Al-Waqi'ah pdf. Ayat 87–91. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu