Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- بَيِّنَةٍ : Dalil yang jelas, bukti yang nyata, dan keyakinan yang kuat yang bersumber dari wahyu Allah.
- تَسْتَعْجِلُونَ بِهِ : Siksa atau azab yang mereka minta agar segera diturunkan sebagai tantangan.
- يَقُصُّ الْحَقَّ : Menyampaikan dan menetapkan kebenaran dengan sebenar-benarnya.
- خَيْرُ الْفَاصِلِينَ : Sebaik-baik hakim yang memutuskan perkara dengan keadilan yang sempurna.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, sampaikanlah kepada orang-orang musyrik yang menentangmu dan mendustakan risalahmu: "Sesungguhnya aku berada di atas bukti yang sangat jelas dan keyakinan yang kokoh dari Tuhanku. Aku tidak mengikuti hawa nafsu atau perkataan manusia, melainkan aku berdiri di atas wahyu dan petunjuk dari Allah. Namun kalian justru mendustakan kebenaran yang aku bawa ini. Adapun azab yang kalian minta agar segera diturunkan, itu sama sekali bukan urusanku. Aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang ditugaskan untuk menyampaikan risalah. Sesungguhnya urusan azab itu, dan seluruh urusan lainnya, hanyalah milik Allah semata. Tidak ada satu pun keputusan yang keluar dari kekuasaan-Nya. Dia-lah yang menyampaikan kebenaran dengan perkataan-Nya, dan menetapkan hukum dengan keadilan-Nya. Dan Dia adalah sebaik-baik hakim yang memisahkan antara yang benar dan yang batil, antara yang berhak dan yang keliru."
Ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran yang sangat berharga tentang keteguhan hati seorang mukmin. Rasulullah ﷺ tidak goyah sedikit pun ketika menghadapi tantangan dan ejekan kaumnya. Beliau berdiri tegak di atas kebenaran yang jelas, meskipun banyak yang mendustakannya. Ini mengajarkan kita bahwa seorang mukmin harus memiliki keyakinan yang kokoh terhadap kebenaran yang ia yakini, dan tidak perlu risau dengan penolakan manusia.
Saudaraku, perhatikanlah betapa indahnya akhlak Rasulullah ﷺ dalam menghadapi kaumnya. Beliau tidak membalas kebencian mereka dengan kebencian, tidak membalas hinaan dengan hinaan. Beliau hanya menegaskan bahwa urusan azab itu bukan di tangannya, melainkan di tangan Allah. Ini adalah teladan bagi kita untuk selalu bersikap tenang dan bertawakal kepada Allah dalam setiap keadaan, karena sesungguhnya keputusan terbaik hanyalah milik Allah.
Dan sungguh, Allah adalah sebaik-baik pemutus perkara. Dia mengetahui segala sesuatu, tidak ada yang tersembunyi dari-Nya. Maka janganlah kita bersedih hati ketika kebenaran yang kita bawa ditolak orang, karena Allah akan membela hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh. Dialah yang akan memisahkan antara yang hak dan yang batil pada hari kiamat kelak dengan keadilan yang sempurna. Maka berpegangteguhlah pada kebenaran, niscaya Allah akan menolongmu dan memenangkanmu dengan sebaik-baik kemenangan.
📜 Ayat 55-59 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 57
Surat Al-An'am Ayat 57 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Sesungguhnya aku berada di atas hujjah yang nyata (Al…Surat Ayat 57/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 55–59. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








