Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Zakariya: Seorang nabi dari Bani Israil, ayah dari Nabi Yahya, seorang tukang kayu yang sangat taat beribadah.
- Yahya: Putra Nabi Zakariya, seorang nabi yang dikenal dengan kesucian jiwa dan ketegasannya dalam menegakkan kebenaran.
- Isa: Nabi Isa putra Maryam, seorang rasul yang lahir tanpa ayah sebagai mukjizat dari Allah, dan termasuk golongan Ulul Azmi.
- Ilyas: Seorang nabi yang diutus kepada kaumnya di daerah Ba'labak (Baalbek), dikenal dengan keteguhan dakwahnya kepada tauhid.
Tafsir Ayat:
Setelah menyebutkan beberapa nabi pilihan-Nya, Allah Subhanahu wa Ta'ala melanjutkan dengan menyebutkan empat nabi lainnya yang juga termasuk dalam deretan orang-orang yang diberi petunjuk dan hidayah, yaitu:
Nabi Zakariya — seorang hamba yang saleh, pemelihara Maryam, yang berdoa dengan khusyuk memohon keturunan yang baik di masa tuanya, lalu Allah mengabulkan doanya dengan memberinya seorang putra yang saleh.
Nabi Yahya — putra Zakariya, yang Allah karuniai hikmah, kesucian jiwa, dan kasih sayang sejak kecil. Beliau adalah teladan dalam ketakwaan dan keberanian menyampaikan kebenaran.
Nabi Isa putra Maryam — seorang rasul yang diutus dengan mukjizat besar, mampu berbicara sejak dalam buaian, menyembuhkan orang buta dan penderita kusta dengan izin Allah, serta menghidupkan orang mati. Beliau adalah hamba Allah yang taat dan tidak pernah mengaku sebagai Tuhan.
Nabi Ilyas — seorang nabi yang diutus kepada kaum penyembah berhala di daerah Ba'labak. Beliau berdakwah dengan penuh kesabaran dan keteguhan, mengajak kaumnya kembali kepada tauhid dan meninggalkan penyembahan kepada selain Allah.
Allah menegaskan bahwa semua nabi tersebut termasuk golongan orang-orang yang saleh — yaitu orang-orang yang sempurna dalam keimanan, ketaatan, dan amal perbuatan mereka. Mereka adalah teladan bagi seluruh umat manusia dalam hal kesabaran, keikhlasan, dan pengabdian total kepada Allah.
Pesan Dakwah dan Hikmah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah bagaimana Allah menyebutkan nama-nama para nabi ini dalam satu rangkaian yang indah. Mereka berasal dari berbagai latar belakang dan zaman yang berbeda, namun mereka bersatu dalam satu hal: kesalehan dan ketaatan kepada Allah.
Ini mengajarkan kita bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah tidak diukur dari keturunan, harta, atau kedudukan duniawi, melainkan dari ketakwaan dan kesalehan hatinya. Nabi Zakariya adalah seorang tukang kayu, namun Allah mengangkatnya menjadi nabi. Nabi Yahya adalah pemuda yang suci, namun Allah memberinya hikmah. Nabi Isa lahir tanpa ayah, namun Allah memuliakannya dengan mukjizat yang luar biasa. Nabi Ilyas hidup di tengah kaum yang sesat, namun ia tetap istiqamah di jalan kebenaran.
Maka, wahai hamba Allah, jadikanlah para nabi ini sebagai teladan dalam kehidupanmu. Jangan pernah merasa rendah diri karena keadaanmu, dan jangan pernah merasa bangga dengan apa yang kamu miliki. Yang terpenting adalah bagaimana kualitas keimanan dan amal salehmu di hadapan Allah.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang saleh, dan mempertemukan kita dengan para nabi-Nya di surga yang penuh kenikmatan. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
📜 Ayat 83-87 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 85
Surat Al-An'am Ayat 85 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang…Surat Ayat 85/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 83–87. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








