Al-A'raf · 106/206
Terjemah Transliterasi — Al-A'raf
قَالَ إِن كُنتَ جِئْتَ بِآيَةٍ فَأْتِ بِهَا إِن كُنتَ مِنَ الصَّادِقِينَ ۝١٠٦
Qaala in kunta ji`ta bi Aayatin faati bihaaa in kunta minas saadiqeen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Fir'aun menjawab: "Jika benar kamu membawa sesuatu bukti, maka datangkanlah bukti itu jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang benar".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • *Āyah* (آيَةٍ): Mukjizat atau bukti kebenaran yang diberikan Allah kepada para nabi-Nya.
  • *Ṣādiqīn* (الصَّادِقِينَ): Orang-orang yang benar dalam perkataan dan pengakuannya.

Tafsir:

Fir'aun berkata kepada Nabi Musa 'alaihissalam dengan nada yang penuh tantangan dan kesombongan: "Jika benar engkau datang membawa bukti kebenaran atas pengakuanmu sebagai utusan Allah, maka tunjukkanlah bukti itu kepadaku sekarang juga, jika engkau termasuk orang-orang yang benar dalam pengakuanmu itu."

Ayat ini menggambarkan sikap seorang penguasa yang sombong dan angkuh. Fir'aun tidak berkata dengan rendah hati untuk mencari kebenaran, tetapi ia menantang dengan nada meremehkan. Padahal, di dalam hatinya ia sebenarnya tahu bahwa Musa adalah seorang yang jujur dan benar. Namun, kesombongan dan kecintaan pada kekuasaan telah membutakan hatinya.

Saudaraku, perhatikanlah bagaimana Al-Qur'an mengabadikan dialog ini sebagai pelajaran bagi kita semua. Ketika seseorang telah dikuasai oleh kesombongan dan keangkuhan, maka kebenaran yang paling jelas pun akan ditolaknya. Sebaliknya, hati yang tulus dan rendah hati akan mudah menerima kebenaran, karena ia tidak merasa terancam olehnya.

Kisah ini juga mengajarkan kita tentang adab dalam berdialog. Nabi Musa 'alaihissalam menghadapi tantangan Fir'aun dengan tenang dan penuh keyakinan, karena ia tahu bahwa Allah bersamanya. Ia tidak gentar menghadapi penguasa yang zalim, karena ia berpegang pada janji Allah.

Marilah kita renungkan: apakah kita termasuk orang-orang yang mudah menerima kebenaran, atau justru menolaknya karena sombong dan takut kehilangan kepentingan duniawi? Semoga Allah menjadikan hati kita lapang untuk menerima kebenaran dan menjauhkan kita dari sifat sombong yang menjadi ciri khas Fir'aun. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 104-108 — Al-A'raf

104وَقَالَ مُوسَىٰ يَا فِرْعَوْنُ إِنِّي رَسُولٌ مِّن رَّبِّ الْعَالَمِينَ
Dan Musa berkata: "Hai Fir'aun, sesungguhnya aku ini adalah seorang utusan dari Tuhan semesta alam,
105حَقِيقٌ عَلَىٰ أَن لَّا أَقُولَ عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّ ۚ قَدْ جِئْتُكُم بِبَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ فَأَرْسِلْ مَعِيَ بَنِي إِسْرَائِيلَ
wajib atasku tidak mengatakan sesuatu terhadap Allah, kecuali yang hak. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil (pergi) bersama aku".
106قَالَ إِن كُنتَ جِئْتَ بِآيَةٍ فَأْتِ بِهَا إِن كُنتَ مِنَ الصَّادِقِينَ
Fir'aun menjawab: "Jika benar kamu membawa sesuatu bukti, maka datangkanlah bukti itu jika (betul) kamu termasuk orang-orang yang benar".
107فَأَلْقَىٰ عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُّبِينٌ
Maka Musa menjatuhkan tongkat-nya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya.
108وَنَزَعَ يَدَهُ فَإِذَا هِيَ بَيْضَاءُ لِلنَّاظِرِينَ
Dan ia mengeluarkan tangannya, maka ketika itu juga tangan itu menjadi putih bercahaya (kelihatan) oleh orang-orang yang melihatnya.
Al-A'rafIndeks Quran
206Ayat
MakkiyahRevelation
106Ayat

Terjemah — Al-A'raf 106

Surat Al-A'raf Ayat 106 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Fir'aun menjawab: "Jika benar kamu membawa sesuatu bukti, maka datangkanlah…

Surat Ayat 106/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 104–108. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu